PENAWARAN TERBATAS - Hemat hingga 60 %

+ GRATIS Domain 1 tahun

Penawaran berakhir dalam:

00 :

17 :

08 :

23

Blog Zyro

Semua Topik
Blog eCommerce Desain Esensial Ide Usaha Inspirasi Pemasaran Tips Berbisnis

Apa Itu Affiliate Marketing dan Strategi Sukses Menjalankannya

Apa Itu Affiliate Marketing

Siapa sih yang tidak tertarik menghasilkan uang tanpa harus bekerja keras sepanjang waktu? Pasti Anda juga tertarik, kan? Impian mendapatkan passive income ini tentu bisa jadi kenyataan dengan adanya affiliate marketing atau pemasaran afiliasi.

Selama Anda tahu strategi tepatnya, affiliate marketing bisa menjadi sumber penghasilan utama atau pekerjaan sampingan yang cukup menggiurkan. Dan yang paling menarik, Anda bisa memperoleh uang kapan saja dan di mana saja!

Tapi, saat ini dunia affiliate marketing sangatlah kompetitif. Tanpa usaha dan rencana yang matang, Anda akan kesulitan bersaing secara unggul.

Oleh karena itu, dalam panduan kali ini kami akan menjelaskan apa itu affiliate marketing, cara memulai bisnis afiliasi, serta berbagai tool yang bisa membantu Anda meraih sukses sebagai affiliate marketer.

Apa itu affiliate marketing dan bagaimana cara kerjanya?

Singkatnya, affiliate marketing adalah suatu metode pemasaran oleh pihak ketiga (affiliate) yang akan mendapatkan komisi setelah berhasil menjual produk atau jasa seorang pemilik toko online atau penyedia layanan (penjual).

Seorang affiliate melakukan pemasaran afiliasi dengan mengirimkan trafik pengunjung ke website si penjual. Kemudian, affiliate akan menerima sejumlah komisi ketika ada pengunjung yang melakukan pembelian.

Apa itu ‘affiliate’?

Affiliate adalah pemilik website atau publisher iklan yang ditujukan untuk mempromosikan produk atau jasa orang lain.

Umumnya, affiliate tidak memiliki toko online atau barang dagangan sendiri. Karena itu, mereka memanfaatkan online presence yang dimiliki untuk mempromosikan dagangan orang lain dan mendapatkan penghasilan dari penjualan yang berhasil dilakukan.

Siapa saja bisa menjadi affiliate, misalnya:

  • Seorang pakar industri tertentu, yang menawarkan ulasan dan saran kepada pengunjung.
  • Marketer andal yang tahu cara menargetkan iklan kepada audiens yang tepat.
  • Seorang individu yang ingin mencari uang melalui daftar email atau captive audience yang dimilikinya.

Bagaimana sistem pembayaran untuk affiliate marketer?

transaksi online menggunakan kartu

Affiliate perlu menyisipkan ‘link afiliasi’ ke dalam konten websitenya atau sebagai tombol call-to-action (CTA). Link tersebut akan mengarahkan pengunjung dari website affiliate ke website penjual. Kemudian, dari link ini penjual juga bisa mengetahui bahwa pengunjung dikirim oleh affiliate tersebut.

Affiliate yang berhasil mempromosikan website penjual dan mengirim trafik akan dibayar dengan komisi. Saat ini ada berbagai bentuk komisi yang ditawarkan program afiliasi, karena itu pilihlah yang tepat untuk Anda.

1. Pay per click (PPC)

Pay per click atau bayar per klik menjadi bentuk komisi yang paling menguntungkan bagi affiliate. Dengan PPC, affiliate mendapatkan bayaran setiap kali ada pengunjung yang mengklik salah satu link afiliasi yang mengarah ke website penjual.

Meski bayar per klik lebih sedikit dari bentuk komisi lainnya, Anda tetap bisa mendapatkan banyak uang selama website Anda memiliki trafik yang cukup tinggi.

Komisi yang didapatkan biasanya sebesar biaya yang telah ditetapkan.

2. Pay per lead (PPL)

Bentuk komisi pay per lead akan membayar affiliate kalau berhasil mengajak pengunjung mengklik link afiliasi, sekaligus melakukan tindakan tertentu.

Tindakan tersebut biasanya adalah mendaftar akun, mengisi survei, mengirim formulir kontak, mendaftar mailing list, atau bahkan mendownload software di website penjual.

Komisi yang didapatkan biasanya sebesar biaya yang telah ditetapkan.

3. Pay per sale (PPS)

Affiliate yang memilih bentuk komisi ini akan menerima pembayaran ketika berhasil mengajak pengunjung mengklik link afiliasi dan menyelesaikan pembelian produk atau layanan.

Dibandingkan dengan PPC dan PPL, pay per sale sedikit lebih sulit dijalankan, tetapi biasanya komisi yang didapat akan lebih besar.

Komisi yang didapatkan biasanya sebesar biaya yang telah ditetapkan atau sekian persen dari keuntungan penjual.

Keuntungan menjadi affiliate marketer

Wanita duduk di atas kasur sedang menggunakan laptop

Bagi penjual, affiliate marketer sangat berguna karena bisa mempromosikan produk dan jasanya. Tapi, Anda mungkin bertanya-tanya apa sih keuntungan menjadi affiliate marketer?

Sebenarnya, ada beberapa alasan menarik mengapa Anda harus menjadi seorang affiliate. Berikut di antaranya:

Pengembalian investasi

Karena Anda hanya memerlukan website dan waktu luang untuk menjalankan pemasaran afiliasi, modal bisnis yang Anda keluarkan pun terbilang sedikit.

Pendapatan yang diterima pun bergantung pada performa dan keberhasilan Anda sehingga bisnis ini cocok untuk orang-orang yang mau bekerja keras. Tapi, karena itulah keuntungan yang dihasilkan investasi usaha dan waktu Anda bisa sangat rewarding.

Selama Anda serius menjalankan bisnis afiliasi, Anda bisa mendapatkan komisi yang tak terbatas tanpa perlu mengeluarkan modal besar.

Tidak perlu penyimpanan

Keuntungan lain menjadi affiliate marketer adalah Anda bisa berjualan produk atau layanan tanpa perlu menyimpannya maupun mengirimkannya sendiri ke pelanggan.

Melalui affiliate marketing, Anda bisa mendapatkan keuntungan dari penjualan tanpa mengelola stok barang sendiri. Penjual lah yang bertanggung jawab menyediakan produk dan jasa, sehingga Anda hanya perlu mencari pelanggan.

Pendapatan pasif

Di era yang serba online ini, banyak orang berkeinginan mencari pendapatan tetap setiap bulannya, tanpa perlu bekerja keras setiap hari. Pendapatan semacam ini disebut pendapatan pasif atau passive income, yang bisa diperoleh melalui pemasaran afiliasi.

Bagi seorang affiliate, mencari uang bisa dilakukan hanya dengan membuat website, memasukkan link, dan mendorong trafik. Benar, hanya itu saja! Asalkan pengunjung website terus berdatangan, passive income juga akan terus masuk ke rekening Anda.

Tapi, meski Anda tidak perlu bekerja setiap hari, Anda tetap perlu memantau website secara berkala.

Ini penting untuk memastikan Anda mempromosikan produk yang tepat kepada audiens, dan mempertahankan posisi SEO.

Tidak perlu menangani komplain

Dalam sebuah bisnis, salah satu hal yang paling banyak menghabiskan waktu dan uang adalah penanganan komunikasi dan keluhan pelanggan.

Hal ini biasanya mencakup permintaan pengembalian barang, pertanyaan sebelum membeli, atau keluhan pelanggan yang tidak puas, baik melalui telepon, chat, atau email.

Dengan affiliate marketing, semuanya ditangani oleh penjual. Meski terkadang Anda akan menjumpai pelanggan yang bertanya tentang produk atau jasa yang dipromosikan, Anda bisa mengarahkan pelanggan tersebut ke tim customer support penjual.

Bekerja kapan saja, di mana saja

Karena affiliate marketing sepenuhnya dilakukan di internet, Anda bebas menentukan kapan dan di mana Anda ingin bekerja.

Untuk membuat website pun Anda hanya memerlukan laptop. Dan karena Anda tidak perlu menangani penyimpanan barang atau komplain pelanggan, Anda tidak perlu berada di suatu tempat atau online pada waktu-waktu tertentu.

Tidak sedikit pula affiliate yang berjualan barang dan jasa di internet sambil keliling dunia.

Cara Anda bekerja sepenuhnya berada di tangan Anda.

Dapat diskalakan

Bekerja kapan saja dan bahkan sambil keliling dunia mungkin terdengar sangat menarik. Tapi, bagaimana kalau Anda ingin lebih mendalami program afiliasi ini?

Meski mudah dijalankan oleh pemula, peluang untuk mengembangkan program afiliasi tidak terbatas jika dibandingkan dengan metode pemasaran online lainnya.

Mengembangkan program afiliasi menjadi bisnis berskala besar sangat mungkin dilakukan, baik seorang diri maupun dengan bantuan beberapa orang.

Anda bisa mempekerjakan developer, copywriter, atau freelancer dan tenaga profesional lainnya untuk membantu mengembangkan bisnis ini.

Belajar menjalankan bisnis sendiri

Tidak sedikit affiliate yang pada akhirnya memutuskan ingin menjual produk dan layanan sendiri. Kalau Anda juga berencana demikian, Anda bisa memanfaatkan hal-hal yang telah dipelajari selama menjadi affiliate dalam menjalankan bisnis sendiri.

Misalnya, Anda bisa mempelajari produk atau layanan yang sedang laris, jenis konten atau pesan yang mendatangkan banyak pelanggan, serta cara mendesain toko online yang menarik.

Lebih menariknya lagi, penjual baru juga bisa memulai program afiliasi sendiri. Anda bisa mengetahui reputasi jaringan afiliasi dan menggunakan pengalaman untuk membangun hubungan kerja terbaik dengan affiliate yang mempromosikan produk atau jasa Anda kelak.

Studi kasus: program afiliasi Zyro

halaman beranda Zyro

Agar Anda lebih memahami cara menjalankan affiliate marketing, mari kita simak bersama contoh program affiliate marketing Zyro.

Zyro adalah website builder sekaligus platform eCommerce yang bisa memudahkan penggunanya membuat website menarik, fungsional, dan teroptimasi SEO dalam hitungan menit.

Siapa saja affiliate Zyro?

Website builder dan platform eCommerce paling cocok untuk bisnis berskala kecil dan menengah.

Karena itu, affiliate yang tertarik mengikuti program affiliate marketing Zyro biasanya memiliki audiens berupa pemilik bisnis tersebut atau orang-orang yang baru berencana membuatnya.

Berkat fleksibilitas affiliate marketing, Anda bebas mendatangkan audiens dari channel apa pun yang Anda mau. Kalau Anda memilih untuk mendatangkan pengunjung dari link, Anda bisa dapatkan uang dari pengunjung yang berlangganan.

Zyro bekerja sama dengan affiliate marketer yang:

  • Menjalankan blog bisnis berisi saran untuk pemilik perusahaan
  • Memiliki blog seputar website yang bertujuan untuk mengajak orang lain membuat website
  • Memiliki banyak pengikut di media sosial seperti Facebook dan Instagram
  • Memiliki channel YouTube berisi vlog tentang topik terkait

Apa bentuk komisi Zyro?

Kesepakatan komisi standar Zyro untuk affiliate didasarkan pada sistem bagi hasil sebesar 60%. Pembagian keuntungan ini dihitung dari biaya langganan pertama pengguna di Zyro.

Dengan sistem ini, affiliate akan menerima komisi sebesar 60% dari keuntungan yang didapatkan saat pelanggan mendaftar langganan Zyro. Dibandingkan program afiliasi lain, persentase bagi hasil ini cukup besar, lho.

Dengan komisi sebesar ini, tidak mengherankan kalau makin banyak orang yang tertarik memulai afiliate marketing untuk mendapatkan uang dari internet.

Cara kerja program afiliasi Zyro:

  1. Affiliate mendaftar program afiliasi Zyro.
  2. Zyro memberikan link afiliasi yang berbeda untuk setiap affiliate.
  3. Affiliate menyisipkan link tersebut ke konten website, lalu mengajak pengunjung untuk mengklik dan mendaftar.
  4. Ketika pengujung mengklik link, Zyro akan tahu bahwa pengujung tersebut berasal dari affiliate yang mana.
  5. Ketika pengunjung mendaftar langganan berbayar, 60% keuntungan akan masuk ke rekening affiliate.
  6. Setelah mencapai jumlah minimum komisi, affiliate akan menerima pembayaran melalui TransferWise atau PayPal.

Cara menjadi affiliate marketer

Wanita mempelajari affiliate marketing

Sampai bagian ini, sudahkah Anda tertarik untuk menjalankan affiliate marketing? Sudah siap mempromosikan produk dan jasa orang lain melalui website Anda?

Coba ikuti langkah-langkah berikut agar Anda bisa menjadi affiliate yang sukses:

1. Tentukan niche

Menentukan industri dan niche yang akan menjadi fokus Anda sebenarnya gampang-gampang susah.

Di bagian selanjutnya, kami akan berbagi beberapa tren affiliate marketing pada tahun 2021. Tapi, sekarang mari kita bahas tentang cara memilih fokus aktivitas pemasaran Anda.

Dalam menentukan niche, sebaiknya:

  • Pastikan Anda memahami industri dan niche. Pengalaman dan keahlian dalam industri atau niche akan menjadi poin plus bagi Anda. Tapi, kalau belum memilikinya, Anda tetap bisa mempelajarinya dari awal.
  • Temukan niche dengan audiens yang cukup luas sehingga bisa dipastikan Anda akan mendapatkan pelanggan. Pilihlah produk yang laris dan banyak dijual.
  • Pilih niche dengan persaingan rendah. Meski Anda sebagai pemula tetap memiliki peluang sukses, Anda perlu berusaha lebih keras kalau niche memiliki tingkat persaingan tinggi.
  • Pastikan Anda membuat cukup banyak konten menarik tentang topik yang bisa terus mendatangkan pengunjung. Tanpa rutin membuat konten, bisnis Anda tidak akan bisa bertahan lama.

2. Pilih saluran pemasaran

Pilihlah cara menjangkau target audiens yang tidak membutuhkan terlalu banyak biaya, waktu, serta mampu menghasilkan konversi dari trafik.

Beberapa saluran pemasaran yang bisa digunakan adalah blog pribadi Anda, website review, media sosial, YouTube, Twitch, atau platform mana saja yang sering digunakan target pasar Anda.

Berikut hal-hal yang bisa menjadi pertimbangan anda:

  • Tentukan saluran pemasaran yang sering digunakan oleh target audiens. Misalnya, kalau pembeli potensial produk dalam niche Anda jarang menggunakan YouTube, maka Anda tidak perlu memasarkannya di platform tersebut.
  • Cari tahu media yang paling cocok untuk Anda. Kalau Anda kurang suka menulis, sebaiknya jangan gunakan blog sebagai saluran pemasaran.
  • Temukan sumber trafik yang didapat oleh kompetitor Anda. Dengan demikian, Anda bisa menemukan inspirasi saluran pemasaran yang bisa digunakan atau bahkan ide konten yang lebih menarik.

3. Buat website

Kalau Anda berencana untuk menggunakan website sebagai saluran pemasaran, seperti blog atau website review, maka Anda perlu mulai membuat website sekarang juga (Zyro siap membantu Anda).

Meski Anda tidak ingin menggunakan website untuk menjalankan program afiliasi, website bisa sangat membantu Anda sebagai affiliate marketer.

Ada baiknya Anda mempertimbangkan saran ini karena:

  • Website bisa membuat bisnis Anda tampak lebih tepercaya dan profesional. Pelanggan dan partner pun akan lebih yakin untuk mengajak Anda bekerja sama.
  • Dengan website, bisnis Anda bisa ditemukan oleh calon partner. Anda juga bisa berbagi detail kontak dan mengembangkan strategi outreach di sana.
  • Anda bisa merancang user experience dengan website sendiri. Datangkan pembeli dari trafik website Anda.

4. Tingkatkan trafik

Sebelum mulai memasarkan produk atau jasa orang lain, pertama-tama Anda perlu mendatangkan trafik ke website atau saluran pemasaran Anda sendiri.

Untuk melakukannya, Anda perlu mengoptimasi SEO, menambah jumlah follower, atau menggunakan link dari website terkenal lainnya.

Karena trafik lah yang akan membantu menjual produk atau jasa, pastikan Anda memiliki trafik tinggi, berkualitas, dan relevan.

5. Pilih partner afiliasi

Memilih partner afiliasi sama pentingnya dengan langkah lainnya dalam memulai bisnis afiliasi.

Mau tidak mau, partner juga turut andil dalam memengaruhi keberhasilan program afiliasi Anda.

Lakukan hal berikut ketika akan memilih partner:

  • Cari brand yang menawarkan program afiliasi sesuai niche Anda.
  • Pelajari dan pahami program yang ditawarkan. Gali sebanyak mungkin informasi penting seperti bentuk komisi yang ditawarkan dan ketentuan pembayarannya.
  • Cari tahu affiliate yang sudah pernah bekerja sama dengan brand tersebut. Dengan begitu, Anda bisa lebih mengenali kompetitor dan kualitas brand.
  • Coba sendiri user experience brand tersebut. Kalau Anda merasa user experience-nya tidak menarik dan ‘menjual’, mungkin bekerja sama dengan brand tersebut akan kurang menguntungkan.

6. Buat kesepakatan komisi

Meski suatu program afiliasi sudah memiliki sistem atau aturan pembagian komisinya sendiri, bukan berarti Anda tidak bisa melakukan negosiasi.

Affiliate berpengalaman semestinya tahu value trafik yang dimiliki dan akan meminta komisi yang sepadan. Ketika akan meminta komisi yang lebih tinggi, pastikan Anda:

  • Memberi tahu penjual tentang perkiraan trafik yang bisa didapatkan
  • Memahami sumber trafik, data demografi pengunjung, dan distribusi geografisnya
  • Bisa memperlihatkan bahwa trafik yang Anda miliki mampu menaikkan nilai konversi
  • Bisa membuktikan bahwa trafik Anda lebih berkualitas dari affiliate lainnya

7. Kirim trafik

Langkah ini sangat sederhana dan tidak memerlukan banyak usaha. Setelah melakukan langkah-langkah di atas, Anda hanya perlu memasukkan link afiliasi ke dalam konten, lalu mulai mengirim pengunjung ke website atau toko online partner.

Dari sini, Anda sudah bisa mulai mendapatkan uang.

8. Lakukan optimasi

Affiliate profesional akan selalu memikirkan strategi untuk meraih lebih banyak keuntungan. Salah satunya dengan meningkatkan jumlah trafik dan konversi.

Kalau berniat menekuni bisnis affiliate marketing, maka Anda pun perlu melakukannya.

Ikuti tips berikut untuk mengoptimalkan bisnis afiliasi Anda:

  • Manfaatkan insight dari tool seperti Google Analytics untuk mencari tahu dari mana sumber trafik, apa yang disukai pengunjung, dan strategi mendongkrak SEO website Anda.
  • Tingkatkan social media presence menggunakan iklan berbayar atau kampanye outreach.
  • Negosiasi komisi lebih tinggi dengan partner lama berdasarkan keefektifan trafik Anda. Makin tinggi kualitas trafik, makin tinggi pula komisi yang bisa Anda minta.
  • Cari penjual lain untuk diajak bekerja sama. Lakukan percobaan dengan mengarahkan trafik ke beberapa penjual yang berbeda, lalu cari tahu mana yang performanya lebih baik.
  • Promosikan produk atau layanan baru sesuai niche Anda. Sesuaikan juga dengan minat para pengunjung.

Tren Affiliate Marketing di Tahun 2021

Grafik tren di layar

Seperti halnya metode pemasaran online lainnya, affiliate marketing memiliki beberapa tren di dalamnya.

Berkat pesatnya perkembangan teknik pemasaran, produk, platform, program afiliasi, dan teknologi baru, tren affiliate marketing pun terus bermunculan.

Kali ini, kami sudah siapkan tren yang perlu diketahui setiap affiliate marketer sebelum menjalankan program afiliasi.

1. Influencer

Beberapa tahun lalu, banyak affiliate marketer yang meragukan metode pemasaran melalui influencer. Tapi, pertumbuhan influencer marketing membuktikan sebaliknya.

Memang benar influencer tidak bisa mendatangkan trafik sebanyak affiliate papan atas di luar sana.

Tapi, influencer biasanya memiliki audiens dengan minat yang sangat spesifik. Oleh karena itu, mereka biasanya memiliki keinginan membeli yang lebih tinggi sehingga peluang terjadinya penjualan pun lebih tinggi.

2. Bekerja sama dengan banyak penjual

Pada awalnya, affiliate hanya bekerja sama dengan satu atau dua penjual dan mengandalkan mereka sebagai sumber penghasilannya.

Tapi, saat ini online market sudah lebih dinamis, ramai, dan kompetitif. Tanpa bekerja sama dengan banyak penjual, Anda bisa merugi kalau partner Anda satu-satunya gagal menjalankan bisnisnya.

Akan lebih menguntungkan bagi affiliate untuk memperbanyak brand yang diajak kerja sama. Gandenglah sebanyak mungkin penjual sehingga Anda tetap bisa bertahan meski salah satunya tidak berhasil.

3. Produk dan layanan baru yang populer

Salah satu cara terbaik menjadi affiliate yang sukses adalah dengan menemukan niche baru. Untuk itu, pastikan Anda selalu memantau tren terbaru bagi penjual yang bisa dipasarkan melalui affiliate marketing.

Beberapa industri terpopuler untuk affiliate marketing di tahun 2021 adalah:

  • eSports – Juga dikenal sebagai olahraga elektronik yang dimainkan melalui video game. Selama beberapa tahun ini, pangsa pasar perlengkapan gaming, merchandise, dan taruhan pertandingan eSport makin besar.
  • Konseling dan terapi online – Kini makin banyak orang yang mencari solusi menjaga kesehatan mental melalui aplikasi dan layanan web.
  • Produk vape – Dianggap sebagai alternatif rokok yang lebih sehat, popularitas vape makin meningkat dan ada jutaan orang yang mencari produk vape terbaik di internet. Anda bisa mendapatkan uang dengan mempertemukan mereka dengan para penjual produk vape.
  • Biohacking – Meski namanya terdengar menakutkan, sebenarnya biohacking hanyalah penggunaan obat-obatan dan teknologi untuk meningkatkan kinerja tubuh dan pikiran manusia. Ini termasuk bisnis yang terus mengalami peningkatan.

4. Niche yang selalu relevan

Anda berhasil menemukan niche baru? Hebat! Tapi mengandalkan pasar yang sudah ada juga tidak masalah, kok.

Berikut ini kami akan menjelaskan beberapa produk dan layanan yang umum diikutsertakan dalam affiliate marketing:

  • Produk kecantikan dan perawatan kulit – Popularitas makeup, pelembab, dan kosmetik di internet tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan sama sekali.
  • Traveling – Anda tahu cara terbaik menghubungkan pelanggan dengan penerbangan murah? Bersiaplah untuk mendapatkan banyak uang sebagai affiliate marketer.
  • Cari jodoh online – Para lajang selalu mencari cara baru untuk bertemu orang baru, dan aplikasi kencan juga selalu mencari pengguna baru.
  • Game dan perjudian – Meski termasuk pasar yang paling kompetitif, game dan perjudian online sangat menguntungkan.
  • Penurunan berat badan – Prospek bisnis ini tidak perlu diragukan lagi karena akan selalu ada orang yang ingin menurunkan berat badan.
  • Dekorasi rumah – Bantu orang-orang menemukan pernak-pernik dan dekorasi rumah kesukaannya.

5. Ulasan tepercaya

Makin banyak pengalaman belanja online yang dimiliki pelanggan, makin banyak pula informasi yang mereka cari tentang produk dan layanan yang Anda promosikan.

Di sinilah pentingnya memahami seluk beluk niche Anda.

Kalau bisa memberikan ulasan mendalam dan saran untuk pelanggan, Anda bisa meningkatkan kredibilitas sebagai seorang affiliate sekaligus memperbesar peluang penjualan.

Lagipula, menulis ulasan menarik yang hanya dibaca oleh 3 pengunjung tetapi berhasil mendatangkan penjualan jauh lebih baik daripada menampilkan iklan kepada 100 pengunjung yang tidak tertarik.

Tanya jawab affiliate marketing

kaki di depan laptop bekerja dari rumah

Bagaimana cara menjadi affiliate marketer?

Bermodalkan website dan keinginan untuk sukses, Anda bisa menjadi affiliate marketer dari sekarang juga.

Sampai bagian ini, kami sudah menjawab pertanyaan “apa itu affiliate marketing” dan “cara menjadi affiliate marketing”. Untuk mengingat-ingat kembali, coba baca ringkasan berikut.

Affiliate marketing adalah bentuk pemasaran online yang Anda (affiliate) jalankan untuk mendapatkan uang (komisi) dengan cara menjual produk atau layanan retailer (penjual). Untuk melakukannya, Anda perlu:

  1. Menentukan niche
  2. Memilih saluran pemasaran
  3. Meningkatkan trafik
  4. Memilih partner
  5. Membuat kesepakatan komisi
  6. Mengirim trafik
  7. Melakukan optimasi

Seberapa besar pendapatan affiliate marketer?

Sayangnya, tidak ada jawaban pasti atas pertanyaan ini. Jumlah pendapatan Anda bergantung pada industri yang digeluti, skala program afiliasi, serta kesepakatan dengan partner.

Tapi, kami bisa memastikan bahwa seorang individu yang sukses menjadi affiliate marketer bisa mendapatkan cukup uang untuk menghidupi dirinya sendiri.

Potensi penghasilan dari affiliate marketing umumnya meningkat sejalan dengan skala program. Dengan begitu, pebisnis tunggal pun bisa meraih jutaan sebagai affiliate.

Manakah program afiliasi yang terbaik?

Dengan adanya ribuan program afiliasi untuk beragam perusahaan, industri, dan niche, pertanyaan ini tidak memiliki jawaban yang paling benar.

Untuk mencari yang cocok, Anda cukup mencari tahu apakah program tersebut menguntungkan dan sesuai dengan kebutuhan.

1. Relevan dengan niche Anda

Hal pertama yang perlu dicari adalah program afiliasi yang sesuai dengan trafik Anda.

Kalau program yang diikuti berbeda jauh dengan niche Anda, penjualan akan sulit tercapai meski Anda sudah mengirim banyak pengunjung ke website partner.

Saat melakukan riset, carilah brand, perusahaan, dan program yang memiliki fokus serupa dengan konten Anda agar pengunjung bisa benar-benar menemukan yang mereka cari.

2. Menawarkan komisi tinggi dan adil

Ingat, penghasilan Anda ditentukan oleh jumlah komisi yang Anda peroleh dari suatu program.

Kalau Anda berhasil mendapatkan kesepakatan komisi yang cukup tinggi, itu artinya Anda akan mendapatkan lebih banyak uang dan juga menandakan bahwa partner Anda bertindak adil.

3. Tingkat konversi tinggi

Jumlah komisi tinggi tidak akan ada artinya tanpa tingkat konversi yang tinggi pula.

Satu-satunya cara mencari tahu tingkat konversi suatu program afiliasi adalah dengan mulai menjalankannya

Tapi, Anda bisa mempelajari user experience website penjual terlebih dulu sebelum mendaftar. Kemudian, Anda bisa menentukan apakah bisa meyakinkan pengunjung untuk mendaftar dan melakukan pembelian.

4. Memiliki ulasan bagus

Kemungkinan besar Anda bukan orang pertama yang mengikuti suatu program afiliasi. Sebelum memutuskan untuk mendaftar, belajarlah dari pengalaman affiliate lain dengan melihat ulasan program.

Saat ini ada berbagai website yang memuat ulasan program afiliasi dari para affiliate. Tapi, untuk mendapatkan masukan langsung, Anda juga menghubungi orang yang sudah pernah mempromosikan website penjual.

Apa saja produk atau jasa yang bisa dijual dari program afiliasi?

Secara teori, apa pun yang bisa dijual di internet juga bisa dijual dengan bantuan affiliate marketing.

Biasanya, pelanggan akan melakukan riset sebelum melakukan pembelian di internet. Untuk itu, Anda sebagai affiliate bisa membantu mereka membuat keputusan.

Ada beberapa industri yang terbukti meraih sukses dengan model pemasaran ini, ada pula produk yang populer dalam affiliate marketing, dan ada juga industri tertentu dengan ekosistem afiliasi yang sudah lebih mapan dari lainnya.

Beberapa niche afiliasi paling populer dan menguntungkan tahun 2021 adalah:

  • Produk kecantikan dan perawatan kulit
  • eSports
  • Konseling dan terapi online
  • Produk vape
  • Biohacking
  • Perjalanan
  • Cari jodoh online
  • Game dan perjudian
  • Penurunan berat badan
  • Dekorasi rumah

Apa itu jaringan afiliasi?

Bagian lain dari affiliate marketing yang akan Anda jumpai adalah jaringan afiliasi.

Jaringan afiliasi bersifat unik karena tidak bertindak sebagai penjual atau affiliate, tetapi lebih sebagai perantara yang menghubungkan keduanya.

  • Jaringan afiliasi akan menghubungi penjual, menawar kesepakatan komisi, dan membuat akun untuk affiliate. Lalu, mereka akan menghubungi affiliate, memberikan link afiliasi, dan meminta potongan komisi.
  • Para affiliate mungkin lebih suka bekerja sama dengan jaringan afiliasi karena akan memudahkan mereka menemukan partner yang relevan. Mereka mungkin juga mendapatkan kesepakatan komisi yang lebih tinggi daripada menegosiasi sendiri.
  • Para affiliate bekerja sama dengan jaringan afiliasi karena berpotensi bisa mendatangkan trafik lebih tinggi, memiliki berbagai sumber trafik, dan memberikan pembayaran komisi dengan lebih mudah.

Kalau Anda masih baru dalam affiliate marketing, bekerja sama dengan jaringan affiliate bisa membantu Anda melewati bagian-bagian sulit dari bisnis ini.

Apa saja risiko dalam affiliate marketing?

Meski Anda tidak perlu menyimpan stok barang sendiri dan mencari sumber pendapatan yang berbeda, masih ada beberapa risiko dan kekurangan dari affiliate marketing.

Perhatikan risiko berikut agar Anda siap melakukan kerja sama:

1. Trafik rendah

Inti dari program afiliasi bergantung pada keberhasilan dalam mengarahkan trafik ke toko online atau website milik partner. Kalau website Anda tidak memiliki trafik, Anda tidak akan bisa melakukan penjualan atau menghasilkan apa pun.

Tapi, tentunya ada solusi untuk masalah ini. Anda harus memiliki rencana jelas untuk mendatangkan pengunjung ke website Anda. Salah satu caranya adalah dengan optimasi SEO atau menjalankan kampanye pemasaran.

2. Tingkat konversi rendah

Mungkin Anda sudah berhasil mendatangkan trafik ke website yang dipromosikan, tapi Anda tidak akan mendapatkan komisi kalau tidak ada pengunjung yang melakukan pembelian.

Hal ini bisa disebabkan karena trafik yang dikirim tidak relevan dengan produk atau layanan, atau website partner kurang menarik dan “menjual”.

Apa pun penyebabnya, sebaiknya Anda berpartner dengan orang lain atau memilih model komisi pay per click.

3. Link afiliasi tidak berfungsi

Website Anda mendatangkan banyak trafik, tapi tidak ada pengunjung yang mengklik link afiliasi?

Kemungkinan besar link afiliasi tidak berfungsi karena adanya kesalahan pada website Anda atau pada program afiliasi yang bekerja sama dengan Anda.

Meski affiliate marketing hanya pekerjaan sampingan Anda, sebaiknya selalu pastikan link berfungsi semestinya. Kalau tidak berfungsi, Anda hanya akan mengirimkan trafik ke website partner tanpa dibayar atau menyebabkan error 404 di website Anda sendiri.

4. Partner tidak jujur

Dalam bisnis affiliate marketing pun Anda bisa bertemu dengan orang-orang yang tidak jujur.

Mereka bisa saja merupakan retailer yang tidak membayarkan komisi sesuai perjanjian atau penyedia layanan yang tidak melaporkan semua konversi yang Anda hasilkan.

Hal seperti ini memang tidak bisa dihindari. Tapi, sebaiknya Anda selalu memantau key metric untuk menemukan masalah yang mungkin terjadi.

5. Persaingan ketat

Pasti Anda berpikir bahwa affiliate marketing bisa mendatangkan passive income dengan begitu mudah, kan? Jangan kaget kalau ada jutaan orang lainnya yang berpikiran sama seperti Anda.

Karena itulah Anda harus bersikap realistis tentang persaingan yang akan dihadapi. Cobalah sebisa mungkin untuk menemukan celah yang ada dalam niche. Makin berkualitas dan unik tawaran Anda, makin besar peluang Anda unggul dari kompetitor lainnya.

6. Biaya pemasaran mahal

Kini Anda sudah tahu apa itu affiliate marketing dan cara memulainya. Tapi, sudahkah Anda tahu bahwa ada sejumlah modal awal yang diperlukan agar sukses?

Pemasaran bisa menjadi hal yang paling menguras biaya dan waktu. Apalagi kalau Anda ingin meningkatkan peringkat website di mesin pencari atau memasang iklan di Google dan media sosial, tentunya ada biaya yang harus dibayarkan.

Bekerjalah dengan cerdas agar komisi yang Anda dapatkan lebih tinggi dari biaya yang dikeluarkan untuk mendatangkan trafik. Dan jangan keluarkan biaya pemasaran yang melebihi budget Anda.

Ditulis oleh

Avatar penulis

Astrid

Astrid adalah pengagum bahasa dan sastra yang kini berprofesi sebagai penerjemah. Ia ingin berbagi pengetahuan seputar teknologi, bisnis online, dan digital marketing melalui tulisannya yang dimuat di blog Zyro. Untuk mengisi waktu senggangnya, ia senang mempelajari bahasa baru, membaca buku, juga bermain alat musik Kalimba.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan. Semua kolom wajib diisi.