PENAWARAN TERBATAS - Hemat hingga 69 %

02

:

hari

04

:

jam

29

:

menit

41

detik

Blog Zyro

Semua Topik
Blog eCommerce Desain Esensial Ide Usaha Inspirasi Pemasaran Tips Berbisnis

Strategi dan Cara Jualan di Media Sosial dengan Efektif

Cara Jualan di Media Sosial

Dengan cara jualan di media sosial yang tepat, jejaring sosial bisa dijadikan tempat promosi bisnis online yang paling menjanjikan.

Aneka brand dan perusahaan secara aktif membuat postingan di media sosial sebagai upaya membangun online presence dan relasi yang kuat dengan para pelanggan.

Melalui artikel kali ini, kami akan membagikan tips dan strategi social selling di berbagai platform media sosial yang paling populer di dunia.

Apa itu social selling?

Sebelum teknologi internet secanggih saat ini, perusahaan menggelontorkan dana dalam jumlah besar hanya untuk mengiklankan produknya.

Beberapa tahun lalu kita mungkin sering menerima kertas selebaran, brosur, atau bahkan telepon dari pihak tak dikenal yang menawarkan produk dan jasa.

Kemunculan media sosial membawa perubahan drastis di dunia advertising. Di era sekarang, perusahaan dapat mempromosikan brand dan produknya di platform online dengan biaya yang jauh lebih rendah.

Social selling adalah metode penjualan yang memanfaatkan media sosial untuk melakukan promosi, menarik pelanggan, dan menjual produk atau jasa.

Terus meningkatnya durasi penggunaan Instagram dan Facebook turut menstimulasi pertumbuhan metode pemasaran di media sosial.

Social selling

Apa kelebihan jualan online di media sosial?

Jika dibandingkan dengan cara pemasaran tradisional, ada berbagai kelebihan yang bisa Anda dapatkan dari penggunaan social media marketing.

Platform media sosial mampu:

  • Meningkatkan brand awareness. Memiliki online presence di media sosial membuat brand Anda lebih dikenal oleh target customer. Apalagi karena pembeli mengandalkan testimoni dan review di internet, kredibilitas brand akan sangat terbantu dengan aktif bermedia sosial dan berinteraksi dengan pengguna.
  • Menciptakan lead berkualitas. Lead dalam istilah bisnis adalah orang-orang yang punya ketertarikan pada produk atau jasa yang ditawarkan suatu brand. Untuk social media marketing, lead bisa berasal dari pengguna yang menyukai halaman Facebook brand atau mereka yang mendaftar newsletter.
  • Mempercepat proses penjualan. Ingin produk Anda terjual lebih cepat? Maka social selling jawabannya. Dengan sistem penjualan tradisional, pelanggan biasanya mengetahui suatu produk melalu brosur atau selebaran, kemudian memesan sampel terlebih dahulu. Namun dengan media sosial, Anda bisa mengantarkan calon pembeli ke landing page yang sudah dilengkapi formulir pemesanan hanya dengan sekali klik.

8 cara jualan di media sosial agar sukses

Banyaknya platform media sosial yang ada saat ini bisa membuat Anda kebingungan menentukan strategi yang tepat.

Apalagi kalau belum paham seluk beluk Facebook, Instagram, dan LinkedIn, mungkin saja Anda cuma copy-paste postingan yang sama di semua platform, lalu tidak ada tindak lanjut apa pun.

Pendekatan ini harus dihindari karena tidak akan membantu penjualan Anda sama sekali. Sebaliknya, coba deh ikuti strategi yang kami berikan berikut ini.

1. Menentukan target pasar

Wanita melihat ke kamera

Coba bayangkan toko online Anda menjual baju hamil dan perlengkapannya, nggak mungkin dong kalau Anda menjalankan digital marketing untuk audiens pria berusia 20-an awal.

Akan lebih tepat kalau yang ditargetkan adalah wanita di usia pertengahan 20-an karena kemungkinan mereka sudah menikah dan sedang mempersiapkan anak.

Jadi, semenarik apa pun ide bisnis atau produk yang dijual, Anda juga harus paham target pasar yang relevan untuk produk tersebut agar strategi pemasaran tidak salah sasaran.

Untuk lebih mengenal calon pelanggan, mulailah dengan membangun customer base dan membuat user persona yang mewakili setiap segmen dari target pasar Anda.

Tujuan langkah ini adalah mencari tahu bagaimana kriteria pelanggan yang ideal untuk bisnis Anda.

2. Memilih platform media sosial yang tepat

Setelah menentukan target pasar yang tepat, langkah selanjutnya adalah melakukan riset seputar media sosial yang paling disukai dan sering digunakan oleh mereka.

Pastinya Anda tidak mau kan sudah menghabiskan banyak waktu, biaya, dan tenaga untuk membangun presence di Facebook, padahal ternyata target pasar Anda adalah anak-anak remaja yang lebih sering bermain TikTok dan Instagram.

Agar tidak salah langkah, lakukan riset dengan cara berikut:

  • Wawancara. Anda bisa menghubungi beberapa pelanggan lama atau sekelompok orang dengan kriteria sesuai target. Kemudian, tanyakan media sosial apa saja yang paling sering mereka gunakan.
  • Survei. Cara lain untuk mengumpulkan informasi adalah dengan membuat survei di website atau toko online.
  • Data analytics. Periksa secara berkala siapa saja yang sering mengunjungi website Anda dan yang sudah pernah melakukan pembelian. Cari tahu juga dari mana mereka mengakses website Anda, misalnya media sosial, hasil pencarian di internet, dan lainnya.

3. Memposting konten yang relevan

Cara jualan di media sosial: memposting konten relevan

Sekarang Anda sudah menemukan orang-orang yang tertarik membeli produk Anda dan bagaimana cara menjangkau mereka di internet. Selanjutnya, Anda perlu menulis konten yang relevan dengan calon pelanggan potensial.

Caranya adalah dengan mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh mereka.

Sebagai contoh, toko online Anda menjual peralatan dapur yang tahan lama dan berbahan tahan panas. Kemudian, target audiensnya adalah orang-orang yang baru belajar memasak dan koki rumahan.

Untuk menciptakan konten yang relevan dan engaging, Anda bisa membahas kendala yang umum dialami saat memasak sekaligus menawarkan solusinya.

4. Menggunakan foto dan video berkualitas tinggi

Anda perlu berhati-hati dalam memilih foto dan video yang ingin digunakan sebagai sarana promosi, Pasalnya, konten visual berkualitas buruk atau resolusi rendah dapat menimbulkan kesan negatif terhadap brand.

Apalagi di platform yang mengutamakan visual seperti Instagram. Pengguna cenderung membuat keputusan berdasarkan estetika postingan dan halaman.

Coba bayangkan, apakah Anda sendiri akan tertarik mengikuti akun brand yang feed-nya berantakan?

Belajar cara foto produk sebenarnya cukup mudah dan tentunya sangat bermanfaat untuk membuat akun media sosial yang lebih menarik.

5. Memaksimalkan fitur yang ada

Untuk memaksimalkan potensi dari metode jualan online di media sosial, maka Anda harus meluangkan waktu untuk benar-benar mempelajari platform media sosial yang ingin digunakan.

Langkah yang bisa dicoba termasuk melakukan riset dan mencoba semua fitur yang tersedia untuk mengiklankan produk atau layanan Anda.

Di Instagram, pastikan Anda memanfaatkan fitur-fitur berikut:

  • Feed (untuk postingan tetap)
  • Instagram story (postingan yang bisa diakses selama 24 jam)
  • Highlight (Postingan Instagram story yang ingin disimpan di profil)
  • Instagram live (fitur streaming di dalam aplikasi)
  • Fitur engagement lainnya seperti polling dan direct message

6. Berinteraksi dengan audiens

Besar kemungkinannya Anda sudah tahu kalau salah satu tujuan utama membuat media sosial adalah menjalin komunikasi dan meningkatkan engagement rate.

Jenis platform ini menyediakan media yang tepat untuk membangun komunikasi dua arah dengan calon pelanggan.

Melalui media sosial, Anda bisa meminta masukan langsung, menjawab pertanyaan pelanggan, mengupdate status pesanan, juga mengajak mereka mengikuti kompetisi dan mengisi survei.

Bisnis Anda akan meraih popularitas melalui aktivitas dan interaksi alami, testimoni berharga, serta komentar dan ulasan jujur mengenai produk dan layanan yang ditawarkan.

7. Menjaga konsistensi

Buku jurnal dan planner

Tak sedikit pemilik bisnis yang menganggap social selling tidak membawa keuntungan bagi usahanya.

Setelah ditelusuri, hal ini dikarenakan mereka jarang mengunggah postingan di media sosial sehingga hasil yang diinginkan pun tidak kunjung datang.

Jika Anda ingin sukses jualan online di media sosial, maka Anda harus selalu konsisten menjalankannya. Salah satu trik yang bisa membantu adalah menyusun jadwal social media marketing untuk setiap harinya.

Pastikan Anda rutin mengunggah postingan di media sosial dengan konten menarik dan berkualitas agar mendatangkan lebih banyak audiens.

8. Menganalisis statistik media sosial

Akun media sosial Anda dapat menampilkan beragam data penting demi pertumbuhan bisnis.

Akun Facebook dan Instagram menyimpan informasi detail tentang aktivitas pengguna, jumlah klik, dan jumlah pengunjung profil dan konten Anda.

Data tersebut sangat membantu dalam menentukan segmentasi dan target pasar yang tepat. Anda bisa mengetahui jenis konten seperti apa yang paling efektif untuk masing-masing produk, dan postingan mana yang mendatangkan paling banyak penjualan.

Manfaatkan insight perilaku pengguna ini untuk mengoptimalkan postingan dan meningkatkan branding bisnis.

Cara jualan di media sosial Facebook

Cara jualan di media sosial Facebook

Tidak diragukan lagi bahwa Facebook merupakan platform media sosial terbesar saat ini. Dengan jumlah pengguna yang aktif setiap bulan mencapai lebih dari 2,7 miliar orang, Facebook membuka peluang bisnis yang tidak tertandingi.

Pada dasarnya platform ini ditujukan untuk komunikasi personal dengan orang-orang terdekat. Makanya, sangat efektif jika Anda dapat menyusun strategi konten dan social selling yang relevan dengan audiens di dalamnya.

Facebook dapat membantu Anda meningkatkan brand awareness, memudahkan interaksi dengan pengguna, serta menjual produk dan jasa.

Apalagi dengan adanya Facebook Shop, pengguna dapat langsung berbelanja di toko Anda tanpa harus meninggalkan website atau aplikasi Facebook.

1. Membuat halaman Bisnis Facebook

Setiap bisnis sebaiknya memiliki halaman official atau terverifikasi di suatu platform.

Adanya halaman ini akan membangun kepercayaan dan kesan positif di mata pelanggan terhadap perusahaan Anda, dan menjamin kebenaran setiap informasi yang termuat di dalamnya.

Nah, dengan membuat halaman bisnis Facebook, Anda bisa mencapai tujuan di atas sekaligus memantau performa penjualan di media sosial ini.

Berikut ini cara membuat official page di Facebook untuk brand Anda:

  • Login ke akun Facebook Anda atau buat akun baru jika belum punya
  • Setelah login, pilih menu buat halaman baru
  • Pilih jenis halaman yang ingin dibuat
  • Lengkapi deskripsi dan informasi bisnis
Mainan dinosaurus di atas tumpukan buku

2. Berbagi cerita perjalanan bisnis

Di dunia bisnis, penyampaian pesan melalui cerita atau metode storytelling terbukti lebih ampuh dalam memenangkan hati audiens dibandingkan pesan yang disampaikan secara informatif.

Salah satu alasannya karena audiens lebih mudah menerima dan mengingat informasi yang disajikan dalam bentuk cerita.

Bagikan kisah perjalanan bisnis Anda melalui postingan Facebook untuk membangun interaksi yang kuat antara brand dan audiens. Manfaatkan fungsi pinned post agar cerita ini mudah dilihat oleh setiap orang.

Anda juga bisa berbagi kisah sukses atau testimoni dari klien untuk membangun kepercayaan konsumen.

3. Memposting konten menarik dengan tombol call-to-action

Langkah berikutnya setelah membuat halaman Facebook adalah membuat dan mengunggah postingan.

Selalu ingat bahwa setiap postingan harus memiliki tujuan yang jelas seperti mendorong penjualan, menarik interaksi, atau mengundang komentar dari audiens.

Berikut ini beberapa jenis postingan yang terbukti sukses meningkatkan engagement:

  • Pertanyaan. Facebook ibarat ruang tamu raksasa tempat orang-orang saling berbagi opini tentang segala macam topik secara sukarela. Manfaatkan hal tersebut dengan membuat polling atau mengorek informasi yang dibutuhkan bisnis Anda, misalnya preferensi belanja.
  • Diskusi topik populer. Dengan membahas topik populer, Anda bisa memperlihatkan sikap dan tindakan bisnis Anda terhadap isu-isu terkini.
  • Behind the scene. Memberikan konten behind the scene dapat membuat pelanggan merasa diperlakukan secara istimewa karena mereka mendapat kesempatan untuk mengetahui lebih dalam segala hal yang terjadi di balik perusahaan Anda.
  • Video, ilustrasi, dan infografis. Penambahan konten visual memperdalam makna dan memperjelas isi cerita.

4. Saling bertukar likes dengan orang lain

Sebelum menikmati profit dari penjualan, tentunya Anda harus membuat brand Anda dikenal oleh banyak orang terlebih dahulu.

Cara terbaik meningkatkan brand awareness di Facebook adalah dengan mengajak orang-orang untuk menyukai halaman Anda.

Mulailah dengan mengajak teman-teman Anda sendiri, kemudian minta mereka untuk membagikan halaman Anda ke orang lain.

Jangan lupa untuk mempromosikan halaman Facebook di platform media sosial lain maupun website. Kunjungi juga grup atau forum online yang mengizinkan promosi.

5. Membuat Facebook Shop

Setelah membuat halaman, menyusun postingan, dan menarik audiens, sekarang saatnya mengonlinekan Facebook Shop.

Proses setupnya cukup sederhana selama Anda memiliki akses administrator. Cukup buka Commerce Manager dan buat toko dari sana.

Kalau Anda membuat website toko online di Zyro, Anda hanya perlu menghubungkan halaman Facebook yang sudah ada. Lebih menariknya, katalog produk otomatis tersinkron sehingga Anda tidak perlu memperbaruinya secara manual.

Seseorang membuka Instagram di smartphone

Cara jualan di media sosial Instagram

Tahukah Anda bahwa 90% pengguna Instagram mengikuti setidaknya satu akun bisnis di platform tersebut?

Jika produk Anda membutuhkan konten visual yang menarik agar terjual, maka Instagram bisa menjadi media sosial untuk jualan online yang paling tepat. Apalagi jika bisnis Anda menyasar demografi audiens wanita berusia 24 hingga 34 tahun.

Instagram sangat cocok bagi bisnis yang beroperasi di niche berikut:

  • Traveling
  • Kecantikan, kesehatan, dan kebugaran
  • Gaya hidup
  • Parenting

Jika bisnis Anda bergerak di salah satu industri tersebut, segera buat strategi social selling yang efektif dengan mengikuti 5 langkah berikut.

1. Memaksimalkan profil Instagram Bisnis

Setiap profil Instagram untuk bisnis wajib memiliki tampilan yang rapi dan profesional agar tampak meyakinkan di mata calon pelanggan.

Anda pun tidak boleh memilih sembarang foto profil. Gunakanlah foto atau gambar yang mencerminkan bisnis, misalnya logo perusahaan.

Tidak hanya itu, Anda juga perlu tahu cara menulis bio yang singkat, jelas, dan menarik tanpa melebihi batasan 150 karakter. Perhatikan format dan berkreasilah dengan emoji untuk menciptakan kesan fun dan friendly.

Dan jangan lupa menambahkan alamat website atau link ke toko online di bagian bio untuk memudahkan pengunjung yang tertarik melihat-lihat produk Anda.

Social selling dengan memasang shoppable tag

2. Menggunakan tag produk

Anda pasti sering melihat caption postingan di Instagram yang dilengkapi dengan berbagai hashtag atau tanda tagar.

Hashtag dapat menghasilkan lebih banyak partisipasi atau interaksi pengguna di postingan, seperti likes, komentar, atau sharing, hingga lebih dari 10%.

Mengingat betapa bermanfaatnya hashtag, Anda perlu menyusun strategi penggunaannya secara efektif. Salah satunya dengan memilih kalimat yang terdiri dari 2-3 kata saja, juga hashtag yang mencerminkan produk, perusahaan, dan postingan itu sendiri.

Kemudian untuk memaksimalkan media sosial untuk jualan online, jangan lupa membuat hashtag khusus yang mempromosikan event atau kompetisi dari bisnis Anda.

3. Memanfaatkan fitur ‘Swipe Up’

Setelah memperoleh lebih dari 10.000 followers, setiap akun bisnis Instagram bisa menggunakan fitur ‘Swipe Up’ di semua postingan.

Fitur ini memungkinkan Anda mempromosikan produk maupun jasa dengan lebih mudah melalui postingan Instagram Story.

Seseorang melihat foto makanan di Instagram

4. Menulis caption yang menarik dan bermanfaat

Kesalahan terburuk yang kerap kali dilakukan pebisnis saat jualan online di media sosial adalah menyepelekan caption.

Aturan copywriting berlaku di sini: Anda perlu memikat pembaca dan menceritakan sebuah kisah kepada mereka.

Ajukan pertanyaan kepada pembaca Anda, buat kalimat dan paragraf Anda singkat, dan ingat emoji itu.

Idealnya, Anda dapat membagi pembaca dengan ide menarik atau saran yang dapat ditindaklanjuti.

5. Memaksimalkan user generated content

Penjualan sosial dan pemasaran media sosial adalah tentang menjadi lebih dekat dan pribadi dengan orang-orang.

Konten yang dibuat pengguna membantu Anda memelihara hubungan Anda dengan klien Anda, dan bertindak sebagai bukti sosial yang luar biasa dari merek Anda.

Mengapa?

Karena hampir 90% pengguna mempercayai ulasan produk sebanyak rekomendasi dari teman.

Dan semakin banyak bukti yang Anda miliki bahwa produk Anda sesuai dengan apa yang Anda katakan, semakin baik Anda akan berhasil dalam penjualan sosial.

Cara jualan di media sosial Twitter

Cara jualan di media sosial Twitter

Anda mungkin pernah mendengar tentang Twitter juga.

Dan dengan 145 juta pengguna aktif harian, tidak perlu dipikirkan lagi bahwa pemasar tertarik ke jaringan.

Jika tim penjualan Anda terutama menargetkan pria berusia 25-34 tahun, Twitter adalah tempatnya.

Perusahaan paling sukses di platform ini memiliki ceruk pasar yang kuat, memahami tren mana yang cocok untuk bisnis mereka, dan fokus membantu orang lain daripada menjual apa pun.

Anda juga dapat memaksimalkan kehadiran Twitter Anda dengan 3 tips Twitter teratas kami.

1. Mengoptimalkan bio Twitter

Jika bio Twitter Anda terlihat lusuh, kemungkinan besar Anda tidak akan meninggalkan kesan pertama yang baik bagi banyak orang.

Jadi, pastikan gambar profil Anda profesional dan mewakili perusahaan Anda: pikirkan logo atau gambar tim.

Buat bio Anda pendek dan manis, tetapi deskriptif. Seorang pengunjung harus memahami apa yang Anda lakukan tanpa perlu menguraikan apa pun.

Dan jangan lupa sertakan tautan ke toko eCommerce Anda.

Kotak suara berwarna hitam putih

2. Membuat polling untuk followers

Meskipun jajak pendapat Twitter mungkin bukan alat penelitian yang paling ilmiah, itu menyenangkan.

Dan Anda juga dapat menjadikannya berguna untuk riset pasar Anda: tanyakan kepada pengikut Anda tentang preferensi, favorit sepanjang masa, dan pemikiran mereka tentang peluncuran produk baru.

Anda juga dapat membuatnya ringan, jika itu sesuai dengan nada perusahaan Anda.

3. Mencari tahu topik populer terkait niche Anda

Orang-orang datang ke Twitter untuk membahas topik yang sedang tren hari ini.

Jadi manfaatkan itu kapan pun Anda bisa, tetapi pilih tren Anda dengan hati-hati: perusahaan ramah lingkungan yang menggunakan tagar yang terkait dengan pelobi minyak tidak akan berhasil.

Dan dalam hal topik yang sedang tren, lebih sedikit lebih banyak.

Pilih 1-2 tagar dan sumbangkan sesuatu ke percakapan.

Tablet membuka profil LinkedIn

Cara jualan di media sosial LinkedIn

Jika orang yang berusia di atas 35 tahun menjadi basis pelanggan Anda, atau Anda terutama mengelola penjualan B2B, Anda harus memikirkan penjualan sosial di LinkedIn.

Maju dengan 4 cara favorit kami untuk mulai menjual di LinkedIn.

1. Mengoptimalkan halaman LinkedIn

Pertama-tama, bisnis Anda harus memiliki halaman LinkedIn sendiri. Jika Anda belum memilikinya, segera siapkan.

Selanjutnya, pastikan bahwa semua informasi di LinkedIn pribadi dan perusahaan Anda adalah yang terbaru dan benar.

Koreksi setiap baris teks sehingga Anda dapat menemukan kesalahan ketik – tidak ada yang terlihat lebih tidak profesional daripada pernyataan misi yang penuh dengan ejaan yang buruk.

Coba tambahkan contoh aktual dari pekerjaan Anda (baik itu bagian portofolio atau studi kasus klien nyata). Anda dan bisnis Anda akan langsung terlihat lebih laku dan dapat dipercaya.

Papan monopoli

2. Membuat konten bermanfaat

Pada intinya, LinkedIn adalah situs web jaringan untuk para profesional.

Meskipun kucing Anda mungkin adalah rekan kerja yang paling lucu bagi Anda, kecuali jika Anda menjual mainan kucing atau makanan kucing, itu hanya memberi sedikit nilai bagi orang-orang yang mengikuti halaman perusahaan Anda.

Pikirkan tentang berbagi wawasan dari bidang Anda, mengomentari tren terkini, atau mengajukan pertanyaan – fokus Anda harus menambahkan sesuatu yang baru dan berwawasan ke dalam percakapan.

3. Terus mengikuti tren dalam industri

Karena penuh dengan pakar di setiap bidang yang dapat dibayangkan, LinkedIn adalah tempat yang tepat untuk mengetahui apa yang terjadi di industri Anda.

Jaringan dan terhubung dengan pemimpin pemikiran, minta mereka untuk menyukai halaman perusahaan Anda, dan bergabung dengan grup.

Anda bahkan dapat mengikuti tagar, jadi tidak ada alasan untuk tidak mengikuti perkembangan terbaru dan ide bisnis.

Seseorang menulis catatan sambil video call

4. Membangun hubungan baik dengan prospek klien

LinkedIn adalah lingkungan yang ideal untuk berhubungan dengan prospek baru.

Daripada melakukan panggilan dingin, Anda dapat memulai percakapan dengan pengguna yang mencentang kotak yang tepat dan mulai membangun hubungan.

Anda lebih mungkin untuk membuat kesepakatan bisnis jangka panjang dengan sepenuhnya memahami kebutuhan klien potensial Anda.

Berapa biaya jualan online di media sosial? 💰

Anda dapat membangun kesadaran untuk perusahaan Anda di sebagian besar platform media sosial secara gratis, tetapi lebih sering daripada tidak membayar untuk ruang iklan membuat penjualan Anda lebih cepat.

Jika Anda tidak yakin untuk mempelajari dunia iklan berbayar, Anda dapat menggunakan berbagai layanan manajemen media sosial untuk membuat Anda tetap pada jadwal.

Tapi itu bisa menghabiskan banyak uang – mulai dari beberapa ratus dolar hingga beberapa ribu setiap bulan. Dan itu hanya biaya pengelolaan, bukan pengeluaran iklan Anda yang sebenarnya.

Jadi, untuk yang berhemat, Anda dapat mengelola penjualan sosial Anda sendiri.

Ada beberapa area utama yang harus Anda pahami untuk menguasai dunia penjualan sosial berbayar:

  • Pengeluaran untuk iklan. Sebagian besar platform media sosial menggunakan model pembayaran biaya per klik (BPK). Itu berarti bahwa total biaya iklan Anda ditentukan oleh jumlah klik yang didapat iklan Anda. BPK berbeda dari satu platform media sosial ke platform media sosial lainnya, dan bidang Anda juga dapat memengaruhi biaya. Misalnya, Anda ingin menghabiskan sekitar 60 sen per klik di Facebook jika Anda berada di industri perjalanan dan perhotelan, tetapi hampir $4 jika Anda di bidang keuangan.
  • Desain. Anda harus menggunakan alat online seperti Canva untuk membuat spanduk iklan atau membayar desainer grafis untuk membantu Anda. Kuncinya di sini adalah memahami jenis iklan apa yang paling cocok untuk target pasar Anda.
  • Tool dan manajemen iklan. Jika Anda ingin menjalankan kampanye iklan media sosial berbayar Anda sendiri, Anda harus siap untuk mempelajari cara menggunakan alat seperti Google Analytics, Pengelola Iklan Facebook, dan Pengelola Iklan LinkedIn. Semakin baik Anda memahami bagaimana kinerja kampanye iklan berbayar Anda, semakin cepat Anda dapat bereaksi – dan menghemat uang dalam jangka panjang.

Mulai jualan online di media sosial

Menggunakan media sosial untuk menjual lebih banyak harus menjadi poin tindakan pada daftar tugas setiap pemasar digital.

Selama Anda memahami siapa yang ingin Anda jangkau dan bagaimana platform media sosial pilihan Anda bekerja, Anda dapat bereksperimen sampai Anda menemukan strategi penjualan sosial terbaik untuk perusahaan Anda.

Ditulis oleh

Avatar penulis

Astrid

Astrid adalah pengagum bahasa dan sastra yang kini berprofesi sebagai penerjemah. Ia ingin berbagi pengetahuan seputar teknologi, bisnis online, dan digital marketing melalui tulisannya yang dimuat di blog Zyro. Untuk mengisi waktu senggangnya, ia senang mempelajari bahasa baru, membaca buku, juga bermain alat musik Kalimba.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan. Semua kolom wajib diisi.