Promo Eksklusif:

Buat Website Diskon up to 84% OFF

03

:

09

:

16

:

56

Semua Topik
Blog eCommerce Desain Esensial Ide Usaha Inspirasi Pemasaran Tips Berbisnis

Cara Membuat Channel YouTube, Mudah dan Tanpa Ribet

Cara Membuat Channel YouTube

Apakah Anda tertarik untuk memulai peruntungan di dunia YouTube? Atau ingin mempromosikan bisnis online lewat platform ini? Jika iya, maka Anda sudah berada di artikel yang tepat. Tentunya hal pertama yang harus Anda pelajari adalah bagaimana cara membuat channel YouTube dari nol.

Seperti yang diketahui, YouTube menjadi platform kedua yang paling banyak digunakan di dunia dengan jumlah pengguna menyentuh angka lebih dari dua miliar.

Itulah mengapa mulai banyak pelaku bisnis yang memanfaatkan YouTube sebagai sarana promosi. Melalui platform ini Anda bisa mengenalkan produk, meningkatkan brand awareness, hingga memberikan layanan konsumen.

Maka dari itu, sekaranglah waktu yang tepat untuk membuat channel YouTube bagi bisnis Anda.

Tak perlu bingung harus memulai dari mana, karena artikel ini akan memandu Anda serta mengupas tuntas tips dan trik monetisasi channel YouTube untuk mendapatkan uang dari internet.

1. Buat akun Google

Untuk menikmati seluruh fitur YouTube, pengguna platform ini diwajibkan untuk login ke akun Google miliknya.

Sama seperti saat membuat channel YouTube, Anda pun harus membuat akun Google terlebih dahulu karena kedua platform ini saling terhubung.

Tapi kalau Anda sudah punya, silakan lewati langkah ini dan langsung ikuti cara membuat channel YouTube berikutnya.

Nah, untuk membuat akun Google, cukup buka halaman pendaftaran akun dan lengkapi semua data yang diminta. Ikuti langkahnya sampai selesai dan akun Google Anda siap digunakan.

Cara membuat akun Google

2. Buat akun YouTube

Akun Google yang baru saja Anda buat dapat langsung dipakai untuk login ke YouTube. Apabila tujuan utama Anda menggunakan YouTube adalah promosi bisnis, maka sebaiknya buat channel khusus untuk bisnis dengan alamat email bisnis.

Untuk cara membuat channel YouTube baru, yang harus dilakukan hanyalah membuka halaman YouTube Channel atau klik menu “Buat channel” pada foto profil.

Selanjutnya akan muncul halaman baru atau pop-up yang berisi kolom nama. Isi kolom tersebut dengan nama channel yang diinginkan, usahakan sesuai dengan nama brand Anda agar mudah dikenali nantinya.

Channel YouTube berhasil dibuat dan bisa segera digunakan!

Cara membuat channel YouTube khusus bisnis

3. Kustomisasi channel YouTube

Sebelum mengupload video pertama, sebaiknya kustomisasi channel YouTube Anda terlebih dahulu. Menu kustomisasi dapat diakses melalui tombol Sesuaikan Channel di bagian kanan atas halaman channel.

KMelakukan kustomisasi channel

Di halaman ini tersedia tiga pilihan kustomisasi yang bisa Anda gunakan untuk membuat channel lebih menarik dari kompetitor, yaitu Tata Letak, Branding, dan Info Dasar.

Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu mengganti foto profil channel YouTube. Caranya dengan membuka tab Branding dan klik tombol Upload. Sebisa mungkin gunakan ukuran foto profil 800×800 piksel untuk hasil yang maksimal.

Karena tujuannya untuk branding, usahakan Anda memakai logo bisnis sebagai foto profil agar konsisten dengan akun di platform media sosial lainnya.

Kemudian scroll halaman sedikit ke bawah untuk menemukan opsi mengubah Gambar banner. Ukuran gambar yang direkomendasikan adalah 2560×1440 piksel dan maksimum 6MB.

Begitu mengupload gambar, YouTube akan menampilkan preview tampilan banner di layar desktop, TV, dan perangkat mobile. Crop gambar bila perlu, lalu simpan.

Preview banner channel di berbagai perangkat

Selanjutnya mari berpindah ke tab Info Dasar. Di sini Anda bisa menulis Deskripsi Channel untuk memperkenalkan bisnis dan isi channel kepada penonton, memasukkan link ke website, dan jangan lupa sisipkan kata kunci yang relevan untuk SEO.

Deskripsi channel bisa menampung hingga 1000 karakter. Namun, hanya 150 karakter pertama yang akan muncul di samping ikon channel di halaman hasil pencarian. Maka dari itu, kalimat pembuka harus menarik dan relevan dengan channel.

Membuat deskripsi channel

Langkah terakhir, tambahkan link pada gambar banner untuk mengajak penonton mengunjungi akun media sosial dan website bisnis Anda. Bagian Link bisa ditemukan di halaman Info Dasar di bawah kolom deskripsi dan URL channel.

Tambahkan maksimal lima link dan pilih mana yang ingin ditampilkan di bagian kanan bawah banner.

Preview channel YouTube

Begitu channel YouTube Anda berhasil mendapat 100 subscribers dan berusia minimal 30 hari, URL channel bisa Anda ganti sesuai keinginan. Untuk mengeditnya, klik foto profil, lalu Setelan -> Lihat setelan lanjutan -> Custom URL.

4. Upload video

Sudah mengikuti semua cara bikin channel YouTube sampai sini? Selamat! Itu artinya sekarang waktunya upload video kreatif yang Anda buat ke channel baru ini.

Untuk mengupload video, Anda perlu masuk ke YouTube Studio, yang merupakan fasilitas bawaan YouTube untuk mempermudah pengelolaan konten, termasuk upload dan editing video. Anda bisa membukanya langsung dari dashboard channel dengan mengklik tombol Kelola video.

Supaya setiap video yang Anda unggah ke YouTube muncul di mesin pencari, lakukan optimasi pada elemen-elemen penting berikut:

  • Judul. Membuat judul yang menarik perhatian memang penting, tapi penggunaan kata kunci yang relevan juga tak kalah pentingnya untuk mengoptimalkan performa video di hasil pencarian. Hindari keyword stuffing dan judul yang clickbait karena berdampak buruk pada SEO.
  • Deskripsi. YouTube menampilkan 150 karakter pertama di samping video di hasil pencarian. Isi bagian awal deskripsi dengan informasi yang spesifik dan menarik.
  • Hashtag. Hashtag akan membantu YouTube memahami isi dan topik video serta memudahkan penonton menemukan konten Anda.
  • Kategori. Pilih kategori yang sesuai konten video untuk meningkatkan jangkauan dan jumlah viewers. Pengelompokan berdasarkan kategori ini berguna agar video Anda lebih mudah ditemukan oleh audiens yang tepat.
  • Thumbnail. Ada dua jenis thumbnail yang bisa Anda pilih, yaitu automatic dan custom thumbnail. Membuat custom thumbnail lebih disarankan jika Anda ingin mendapatkan lebih banyak viewers dan engagement.

5. Personalisasi video di YouTube Studio

Tak hanya untuk memposting video, YouTube Studio juga menyediakan fitur editing sederhana untuk membuat efek transisi, memotong bagian dari video, memasukkan musik latar, dan banyak lagi.

Berikut cara menggunakan YouTube Studio untuk mengedit video:

  1. Buka YouTube Studio, pilih menu Video di bagian kiri halaman.
  2. Klik thumbnail video yang ingin Anda edit, lalu pilih opsi Editor.
  3. Tambahkan elemen rekomendasi video atau playlist, atau redirect viewer ke halaman channel.
  4. Klik tombol Tambahkan elemen untuk melihat opsi elemen video lainnya.

YouTube Studio juga tersedia dalam bentuk aplikasi di perangkat Android dan iOS sehingga Anda bisa menggunakannya kapan saja, di mana saja.

6. Lakukan verifikasi channel YouTube

Verifikasi akun YouTube merupakan salah satu syarat agar kreator dapat menikmati lebih banyak fitur YouTube, seperti upload video berdurasi lebih dari 15 menit, thumbnail kustom, membuat live streaming, dan klaim hak cipta video.

Simak cara verifikasi akun YouTube di bawah ini:

  1. Buka halaman Setelan. Di tab Akun, klik Status dan fitur channel.
  2. Lanjutkan dengan mengklik Verifikasi.
  3. Pilih lokasi dan masukkan nomor telepon yang masih aktif. Setelah menerima kode verifikasi, masukkan kode ke dalam kotak yang ada.

Akun YouTube Anda sudah terverifikasi! Sekarang akan muncul tanda centang di samping nama channel.

7. Mulai kembangkan channel YouTube

Cara membuat channel YouTube dan mengupload video hanyalah awal dari perjalanan Anda. Tahap selanjutnya adalah mengembangkan channel YouTube untuk meningkatkan viewer, menambah subscriber, dan memperluas jangkauan audiens.

Ada beberapa tips dan trik yang bisa Anda coba untuk mengembangkan channel YouTube, di antaranya:

Konsisten upload konten baru

Jika Anda perhatikan, beberapa channel YouTube dengan ratusan ribu hingga jutaan penonton punya jadwal upload yang rutin, misalnya sebulan sekali, dua minggu sekali, bahkan ada yang upload setiap hari!

Dengan konsisten mengikuti jadwal posting, itu artinya video Anda diupload saat kebanyakan penonton online dan aktif karena mereka sudah terbiasa menunggu konten baru sesuai jadwalnya. Dan hal ini menjadikan strategi posting terjadwal sangat efektif untuk meningkatkan viewers dan engagement.

YouTube sendiri menyediakan fitur posting terjawal sehingga Anda bisa mengupload beberapa video private sekaligus, kemudian masing-masing video akan diupload secara otomatis pada tanggal dan waktu yang telah Anda tentukan.

Buat format video yang konsisten

Konsistensi bukan soal jadwal posting saja. Video juga perlu memiliki format atau template yang konsisten agar channel Anda lebih berkarakter dan setiap kontennya lebih mudah masuk ke ingatan viewers.

Berikut ini kami berikan inspirasi format konten yang bisa Anda ikuti:

  • Sisipkan intro
  • Ucapkan kata-kata pembuka atau opening yang sama
  • Promosi singkat atau sebutkan nama sponsor di awal video
  • Tambahkan elemen desain atau editing kreatif untuk panduan visual
  • Akhiri video dengan ringkasan singkat dan kata-kata penutup

Aktif berinteraksi dengan audiens

Sama seperti di media sosial lain, engagement atau interaksi dengan audiens ternyata juga sangat penting untuk membangun komunitas di YouTube.

Untuk mendapatkan viewers memang dibutuhkan konten menarik dan berkualitas. Namun, kalau tujuannya untuk mempertahankan subscribers agar betah, maka Anda harus aktif berinteraksi dan menjaga hubungan baik dengan mereka.

Nah, salah satu cara yang paling jitu adalah mengajak penonton berdiskusi di kolom komentar dan rajin membalas komentar yang diberikan oleh penonton.

Anda juga bisa memulai obrolan dengan meminta feedback dari penonton, yang nantinya juga berguna untuk meningkatkan kualitas video bahkan image brand Anda sendiri.

Cara alternatifnya, pertimbangkan untuk mengadakan sesi live Q&A langsung dari channel YouTube Anda. Bahasannya bisa terkait bisnis, produk yang dijual, atau sekadar berbincang dengan audiens untuk membangun koneksi yang lebih kuat.

Dan jangan lupa tunjukkan rasa terima kasih Anda kepada mereka yang telah berparisipasi meramaikan channel YouTube Anda.

Promosikan channel YouTube

Sudah mengikuti cara membuat channel YouTube sampai sini, tapi jumlah penonton dan subscribers tidak kunjung bertambah? Kira-kira apa ya yang harus dilakukan?

Nah, di saat seperti ini solusi yang paling tepat adalah mencoba promosikan video channel YouTube Anda.

Media sosial dapat Anda manfaatkan sebagai sarana promosi channel YouTube. Caranya dengan mencantumkan link YouTube di video atau perbanyak share ke postingan media sosial setiap kali ada video baru yang diunggah.

Anda juga bisa melakukan promosi silang di channel YouTube Anda sendiri dengan memasukkan link ke video lain di kolom deskripsi. Kemudian, buat playlist untuk video-video Anda yang populer dan kemas dengan judul yang menarik.

8. Gabung ke Program Partner YouTube

Program Partner YouTube merupakan layanan yang disediakan oleh YouTube untuk para kreator yang ingin memonetisasi channel YouTube miliknya dan memberi akses ke Tim Dukungan Kreator.

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar Anda bisa tergabung dalam program ini, di antaranya:

  • Mengikuti semua kebijakan monetisasi YouTube
  • Tinggal di wilayah atau negara yang menyediakan Program Partner YouTube
  • Memiliki total 4.000 jam tayang oleh publik selama 12 bulan terakhir
  • Memiliki minimal 1.000 subscribers
  • Memiliki akun Google AdSense

Setelah mengikuti semua persyaratan di atas, channel YouTube Anda akan masuk dalam proses peninjauan yang memakan waktu hingga satu bulan. Jika Anda ditolak dari program ini, Anda bisa mendaftar ulang setelah 30 hari sejak penolakan.

Pertanyaan umum seputar cara membuat channel YouTube

Setelah menyimak cara membuat channel YouTube bagi bisnis, mungkin muncul beberapa pertanyaan di benak Anda mengenai plaftorm ini dan proses monetisasi di dalamnya.

Di bawah ini kami telah merangkum beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan oleh mereka yang baru membuat channel YouTube.

Apakah membuat channel YouTube itu gratis?

Tentu saja gratis. Modal yang Anda butuhkan hanyalah membuat akun Google dan mempelajari cara bikin channel YouTube dari nol.

Jika ingin memonetisasi channel YouTube, berapa banyak subscribers dan viewers yang harus saya dapatkan?

Sebelum Anda bisa melakukan monetisasi, YouTube memberlakukan syarat mempunyai 1.000 subscribers dan minimal 4.000 jam tayang selama 12 bulan terakhir.

Program Partner YouTube memiliki batas minimal pembayaran sebesar 100 USD. Itu artinya penghasilan Adsense Anda baru akan diproses setelah mencapai nominal tersebut.

Berapa uang yang dihasilkan per 1.000 tayangan iklan?

Biasanya YouTuber memperoleh satu hingga dua USD per 1.000 tayangan iklan di channel YouTube miliknya. Angka ini masih bisa berubah tergantung niche dan jenis iklan yang Anda pasang. Google AdSense hanya menghitung iklan yang ditonton sampai selesai dan kreator akan menerima 55% dari pendapatan iklan karena sistem bagi hasil yang diterapkan oleh YouTube.

Butuh bantuan untuk membuat website?

Dapatkan panduan lengkap membuat website modern dan profesional dengan website builder Zyro.

Saya setuju untuk menerima komunikasi pemasaran melalui email dari Zyro. Berhenti berlangganan kapan saja.

Ditulis oleh

Avatar penulis

Astrid

Pengamat tren dunia eCommerce dan digital marketing. Astrid mendedikasikan tulisannya yang dimuat di Zyro untuk membantu usaha kecil menengah tumbuh dan berkembang secara online.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan. Semua kolom wajib diisi.

Simpan nama dan email Anda di browser ini.

Butuh bantuan untuk membuat website?

Dapatkan panduan lengkap membuat website modern dan profesional dengan website builder Zyro.

Saya setuju untuk menerima komunikasi pemasaran melalui email dari Zyro. Berhenti berlangganan kapan saja.