PENAWARAN TERBATAS - Hemat hingga 60 %

+ GRATIS Domain 1 tahun

Penawaran berakhir dalam:

02 :

11 :

15 :

06

Blog Zyro

Semua Topik
Blog eCommerce Desain Esensial Ide Usaha Inspirasi Pemasaran Tips Berbisnis

Cara Mudah Meningkatkan Kecepatan Website

Panduan Meningkatkan Kecepatan Website

Apakah Anda memantau kecepatan website Anda secara berkala?

Google menjadikan waktu loading sebagai metrik penentu ranking website di mesin pencari. Apabila halaman tidak terbuka sepenuhnya dalam waktu singkat, bisa-bisa peringkat website Anda tergeser ke posisi bawah atau ke halaman kedua dan seterusnya.

Bagi Anda yang tidak berpengalaman di bidang pengembangan web, mengoptimasi kecepatan website mungkin terdengar sulit atau merepotkan.

Namun, pada kenyataannya hal ini bisa Anda lakukan hanya dengan mengikuti beberapa langkah sederhana.

Di artikel ini, kami akan membagikan panduan lengkap tentang cara mempercepat loading website. Kami juga akan memaparkan faktor-faktor yang dapat meningkatkan laju loading, pentingnya kecepatan akses sebuah website, dan waktu loading yang ideal, beserta statistik pendukungnya.

Pengukur kecepatan kendaraan

Statistik membuktikan pentingnya kecepatan website

Pastinya Anda pernah menjumpai sebuah link yang tak kunjung terbuka dalam hitungan detik bahkan menit. Di situasi seperti ini, apakah Anda akan memilih untuk tetap menunggu atau justru menutup tab browser?

Jika memilih jawaban kedua, maka Anda sama seperti kebanyakan orang di luar sana. Dari beberapa statistik, dapat dibuktikan bahwa kecepatan halaman dan waktu loading berdampak pada konversi dan pendapatan Anda.

Tahukah Anda bahwa:

  1. 40% pengunjung akan meninggalkan suatu website jika loadingnya lebih dari tiga detik
  2. 47% pengguna berharap suatu website bisa loading dalam dua detik atau kurang
  3. 40% konsumen tidak akan menunggu proses rendering selesai selama lebih dari tiga detik sebelum menutup browser
  4. Lebih dari 70% pengunjung akan meninggalkan website yang loadingnya lebih dari lima detik
  5. Hanya 30% pengguna internet yang sabar menunggu selama 6-10 detik hingga halaman selesai dimuat sebelum akhirnya keluar
  6. Setiap keterlambatan satu detik pada loading website dapat membuat Anda kehilangan 7% konversi
  7. Sekitar 80% pembeli tidak akan kembali lagi ke suatu website jika mereka mengalami masalah dengan loadingnya
  8. Setelah tiga detik berlalu, lebih dari setengah pengguna perangkat mobile akan meninggalkan suatu halaman dan beralih ke halaman lainnya.
  9. Dalam satu tahun terakhir, 60% pengguna perangkat mobile melaporkan pernah mengalami masalah saat membuka beberapa website yang berbeda sehingga akhirnya memutuskan untuk keluar
  10. Sekitar 12% hingga 44$ pengguna akan berbagi pengalaman loading yang buruk dan memperingati orang lain untuk menghindari website tertentu
  11. Pada tahun 2018, rata-rata kecepatan loading website mobile adalah 15 detik. Sedangkan waktu loading yang optimal untuk landing page mobile adalah kurang dari tiga detik
  12. Bounce rate meningkat lebih dari 30% ketika durasi loading meningkat dari satu detik menjadi tiga detik
  13. Di sisi lain, jika durasi loading meningkat dari satu detik menjadi lima detik, kemungkinan pengunjung keluar dari halaman meningkat hingga 90%
  14. Perlu waktu sekitar 10 detik di desktop dan 27 detik di perangkat mobile agar suatu halaman dimuat secara sempurna
  15. Rata-rata, landing page dimuat 90% lebih lama di perangkat mobile dibandingkan di desktop
  16. Halaman berskala besar membutuhkan waktu 315% lebih lama agar dimuat sepenuhnya (termasuk semua visual) dibandingkan halaman website yang ringan dan sudah teroptimasi
  17. Menurut Google, peningkatan waktu loading dari satu detik menjadi tiga detik dapat menyebabkan bounce rate meningkat lebih dari 30%, dan 90% jika waktu loading mencapai lima detik

Jadi, loading yang lambat tidak hanya akan membahayakan SEO dan membuat website sulit ditemukan di internet, tetapi juga memiliki dampak serius terhadap bisnis online Anda.

Cara meningkatkan kecepatan website

Berikut ini beberapa solusi cepat untuk meningkatkan kecepatan loading halaman Anda.

Template Website Zyro

Langkah 1. Pilih template yang tepat

Untuk mendatangkan banyak pengunjung, website memerlukan template yang apik dan menarik. Website juga perlu dioptimasi agar dapat dimuat secara sempurna dalam waktu singkat.

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah memilih template atau tema website yang ringan. Gunakanlah template yang tidak memiliki terlalu banyak elemen desain sehingga tidak akan memperlambat load website ketika diakses.

  • Desain web ringan memiliki struktur kode yang lebih efisien, dengan mengurangi jumlah file HTML, CSS, dan JavaScript di dalamnya.
  • Tidak hanya estetis, setiap elemen website juga harus fungsional.
  • Google memprioritaskan website mobile-friendly. Itu artinya, template website Anda harus responsif di perangkat mobile dan teroptimasi SEO.

Langkah 2. Optimasi semua gambar

Hampir semua website menggunakan gambar untuk melengkapi kontennya.

Dan jenis-jenis website tertentu, seperti portofolio atau toko online, bisa memiliki hingga ratusan gambar.

Meski kita dianjurkan untuk selalu mengunggah gambar berkualitas tinggi, memadati halaman dengan file berukuran besar akan sangat membebani kecepatan website Anda.

Untuk alasan inilah Anda harus mengoptimasi gambar. Caranya yaitu dengan melakukan kompresi ukuran file gambar tanpa menurunkan kualitasnya.

Kunci pengaman berlatar oranye

Langkah 3. Lindungi keamanan website

Ketika menjumpai website yang tidak memiliki ikon gembok berwarna hijau di kolom URL, apakah Anda akan merasa aman untuk mengaksesnya?

Ikon gembok tersebut mengindikasikan bahwa alamat web yang sedang diakses sudah terenkripsi dan aman. Nah, pastinya Anda juga perlu menambahkan protokol keamanan ini ke website Anda sendiri agar pengunjung tidak kabur karena parno.

Untuk mengamankan website, Anda bisa menambahkan fitur-fitur keamanan yang berguna untuk mencegah terjadinya cyber attack atau upaya jahat oleh peretas untuk mencuri data penting.

Sebelum memuat suatu halaman, kebanyakan browser saat ini akan memeriksa sertifikat SSL dan konten-konten yang punya potensi bahaya terlebih dahulu.

Jika tidak memenuhi standar ini, bisa-bisa website Anda tidak dapat dimuat sama sekali. Pengunjung pun akan jengkel karena menjumpai user experience yang buruk.

Secure Sockets Layer (SSL) berfungsi untuk melindungi keamanan komunikasi antara pengguna dan server dengan mengenkripsi pertukaran data di antaranya.

SSL juga memverifikasi identitas website sehingga website dianggap aman dan tepercaya oleh pengguna dan mesin pencari seperti Google.

  • Setiap website wajib memiliki SSL, terutama website yang meminta informasi sensitif dari pengunjung, seperti toko online dengan halaman pembayaran.
  • Setelah menginstal SSL, website akan dapat menggunakan protokol HTTPS yang berfungsi untuk mengenkripsi komunikasi antara klien dan server. Enkripsi ini ditandai dengan adanya ikon gembok kecil pada kolom URL.
  • Hampir semua browser saat ini mewajibkan website untuk menggunakan sertifikat SSL sebagai tindakan keamanan penting.
  • Sertifikat SSL mempermudah proses verifikasi website oleh browser, yang artinya kecepatan website juga makin meningkat secara keseluruhan.

Langkah 4. Kurangi penggunaan iFrame

iFrame adalah singkatan dari inline frame, sebuah komponen HTML yang digunakan untuk menyertakan elemen eksternal dari website lain ke halaman website Anda.

Lebih spesifiknya, tool ini memungkinkan Anda menyematkan (embed) konten semacam video YouTube, Google Maps, maupun konten iklan seperti banner.

  • Meski iFrame dapat menghemat ruang penyimpanan, tool ini dapat memperlambat performa website, termasuk kecepatan loadingnya.
  • Ketika menggunakan iFrame, browser harus memuat script-nya dan melakukan lebih banyak DNS lookup ke halaman source (sumber).
  • Script render-blocking JavaScript dapat memperlambat waktu respons browser sehingga berakibat pada meningkatnya waktu loading website.
  • iFrame juga memiliki risiko keamanan yang dapat membahayakan user experience website secara keseluruhan. Jika Anda menyematkan konten dari website berbahaya, maka hal ini membuka celah bagi peretas untuk mengeksploitasi website.

Kalau Anda membutuhkan cara meningkatkan kecepatan website dan menaikkan ranking di hasil pencarian Google, maka sebaiknya jangan menggunakan iFrame terlalu sering.

Layar menampilkan error 404

Langkah 5. Hapus broken link

Broken link adalah link yang mengarahkan pengguna internet ke halaman atau file yang sudah tidak ada. Ketika mencoba mengakses link semacam ini, biasanya browser akan menampilkan pesan error 404.

Makin banyak error yang ditemukan Google di website Anda, maka makin terganggu pula pengalaman pengunjung di website dan kecepatan website makin menurun.

Dari dampak-dampak negatif di atas, maka sudah seharusnya Anda mengecek broken link di website secara berkala dan segera mengatasinya jika ditemukan.

Saat ini sudah banyak tool online untuk cek broken link, di antaranya adalah Dead Link Checker dan Broken Link Check. Tool ini akan membantu Anda mengidentifikasi broken link dan menggantinya dengan link yang masih aktif.

Langkah 6. Optimalkan penempatan konten

Saat Anda mengunjungi sebuah situs web, browser Anda akan memuat konten apa pun di paro atas terlebih dahulu.

Artinya, pengguna hanya akan melihat konten yang terlihat di bagian atas halaman, dan yang sesuai dengan layar perangkat mereka.

  • Untuk memuat bagian bawah di paro bawah, Anda perlu menggulir ke bawah dan mencapai bagian bawah terlebih dahulu.
  • Dengan memastikan bahwa konten di bagian atas halaman ringan, halaman akan dimuat lebih cepat.
  • Mengoptimalkan penempatan konten itu penting. Kecepatan halaman Anda akan meningkat, bersama dengan pengalaman pengguna, dan rasio pentalan Anda akan berkurang.

Strategi ini ideal untuk situs web yang menggunakan konten visual berukuran besar.

Ini memungkinkan pengguna untuk melihat sebagian dari situs web sementara browser memuat elemen lainnya.

Cookies di piring kue

Langkah 7. Gunakan cookie dan cache

Jika Anda sudah lama menjelajahi internet, Anda mungkin pernah menemukan kata ‘cache’.

Caching mengacu pada praktik browser yang menyimpan salinan sementara dari file halaman web (biasanya konten HTML statis, seperti gambar dan video), membuat proses pemuatan halaman lebih cepat.

Ini membuat pengalaman pengguna lebih baik bagi pengunjung kembali, karena laman landas akan dimuat lebih cepat.

Cookie, di sisi lain, adalah file teks kecil yang membantu mengidentifikasi pengguna dan melacaknya saat mereka menjelajahi situs Anda.

Dengan cara ini, pengguna Anda dapat menyimpan informasi seperti detail login dan bahkan preferensi produk ke situs web Anda.

Sementara caching memiliki dampak yang lebih langsung pada kecepatan situs Anda, cookie dapat membantu meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan dan membuat situasi login lebih cepat bagi pengunjung.

Perhatikan spanduk cookie Anda – pilihlah desain yang ringan, atau spanduk itu sendiri akan memperlambat situs Anda dengan tambahan 2 detik atau lebih.

Langkah 8. Gunakan content delivery network (CDN)

CDN bekerja dengan prinsip bahwa konten halaman arahan Anda didistribusikan ke jaringan server di seluruh dunia.

Anda tidak perlu bergantung pada satu server untuk mengirim konten Anda ke pengguna di Amerika Serikat dan lainnya di Inggris Raya – sebagai gantinya, server AS akan mendistribusikan konten ke pengguna dari AS, dan seterusnya.

Jaringan pengiriman konten membantu meningkatkan kecepatan halaman Anda, karena mengurangi stres server dengan berbagi lalu lintas secara lebih efektif.

Cloudflare dan Google Cloud CDN adalah CDN yang populer, tetapi ada banyak penyedia di luar sana yang sesuai dengan anggaran dan kebutuhan server yang berbeda.

Long exposure lampu mobil

Apa saja yang memengaruhi kecepatan website?

Ada beberapa faktor yang berkontribusi signifikan terhadap kecepatan website yang tinggi. Di antaranya adalah web hosting dan cache browser.

Layanan hosting yang andal

Kualitas layanan web hosting yang digunakan memengaruhi kecepatan website Anda.

  • Menemukan paket hosting yang tepat memerlukan riset mendalam.
  • Karena ada banyak jenis web hosting, pertimbangkan kebutuhan website dan estimasi jumlah pengunjung.
  • Penting untuk memilih provider hosting yang menyediakan customer service andal, jaminan keamanan, dan resource yang mencukupi.

Cache browser

Caching browser memungkinkan browser menyimpan elemen web statis setelah memuat halaman web untuk pertama kalinya.

Dengan cara ini, browser dapat mengambil data yang disimpan secara lokal setiap kali pengguna mengunjungi halaman web. Ini menyelamatkannya dari keharusan mengirimkan permintaan HTTP baru dan mengunduh elemen setiap saat.

Dengan mengaktifkan cache browser, Anda mengurangi waktu buka halaman. Anda juga menghemat sumber daya yang digunakan server Anda dengan permintaan HTTP selama lonjakan lalu lintas.

Elemen yang disimpan selama cache browser termasuk file gambar, HTML, CSS, dan JavaScript.

Mengompres file gambar

Saat Anda mengompres gambar, Anda biasanya tidak akan memangkas apa pun. Dalam kebanyakan kasus, kompresi juga tidak menyebabkan penurunan kualitas.

Ada dua jenis kompresi gambar – lossy dan lossless.

  • Kompresi lossy menghapus beberapa data gambar Anda untuk mengurangi ukurannya. Metode ini dapat menurunkan kualitas gambar jika dilakukan secara berlebihan, jadi perhatikan sejauh mana Anda melangkah.
  • Kompresi lossless membuang metadata gambar untuk mengecilkan ukuran file. Meskipun menjaga kualitas gambar, ukurannya tidak akan sekecil kompresi lossy.

Metode lossless berarti Anda dapat memulihkan gambar yang dikompresi ke versi sebelumnya, sementara Anda tidak dapat melakukannya dengan kompresi lossy.

Sebaiknya bereksperimen dengan kedua metode tersebut untuk mengetahui jenis kompresi yang tepat untuk mengoptimalkan gambar Anda.

Alat online seperti Compressor.io atau ShortPixel bisa jadi pilihan yang tepat.

Kedua platform memberi Anda wawasan tentang ukuran file, format, dan perbedaan kualitas setelah kompresi.

Menggunakan jenis file gambar yang sesuai

Percaya tidak, tetapi jenis file gambar memainkan peran besar dalam kualitas dan waktu muat gambar Anda.

Jenis file gambar yang paling umum ditemukan online adalah PNG, JPEG, dan GIF.

  • Format PNG biasanya memiliki kualitas tertinggi. Yang terbaik adalah memamerkan grafik dengan detail kecil dan teks – seperti ikon, fotografi produk di situs eCommerce, dan tangkapan layar.
  • Format JPEG ideal untuk foto dengan banyak data warna. Anda dapat menggunakan kompresi lossy dan lossless untuk jenis file ini dan tidak mendapatkan penurunan kualitas yang nyata. Karena teori warna benar-benar dapat memengaruhi cara pembeli daring mengambil keputusan membeli, JPEG adalah teman Anda jika Anda mencoba memikat pengunjung situs dengan grafik yang penuh warna.
  • Format GIF paling baik untuk animasi. Konten visual yang kompleks dan statis mungkin mendapati format ini dibatasi karena hanya mendukung 256 warna. Kompresi lossless bekerja paling baik untuk file GIF karena memungkinkan Anda untuk menjaga kualitas animasi. GIF sangat bagus untuk lebih banyak materi pemasaran yang membumi, seperti posting media sosial, artikel blog, dan buletin.

Mengurangi penggunaan plugin

Meskipun plugin sangat berguna dan biasanya membantu membuat hidup pemilik situs sedikit lebih mudah, berlebihan dapat sangat merusak kecepatan halaman dan situs Anda.

Masalahnya adalah semua add-on di situs web Anda berbagi sumber daya server yang sama. Dan semakin banyak plugin yang bersaing untuk mendapatkan bagian kekuatan mereka, semakin lambat waktu yang dibutuhkan untuk memuat semua halaman.

Mulailah dengan mengaudit semua plugin yang telah Anda instal di situs web Anda (termasuk situs seluler Anda).

Selanjutnya, copot pemasangan semua plugin yang tidak Anda gunakan dan Anda dapat dengan mudah menurunkan kecepatan laman dan waktu muat lima detik atau lebih.

Mengapa kecepatan website begitu penting?

Pentingnya kecepatan website

Waktu muat halaman Anda adalah salah satu faktor kunci kesuksesan situs Anda karena 70% konsumen menganggap kecepatan situs sebagai penentu utama keputusan pembelian mereka.

Dapat dikatakan bahwa kecepatan halaman secara langsung memengaruhi keuntungan bisnis Anda, dan Anda tidak boleh mengabaikannya.

Faktanya, kecepatan situs seluler yang tinggi memiliki efek langsung dan positif pada jumlah tampilan halaman, rasio konversi, dan nilai pesanan rata-rata.

Semakin cepat waktu buka situs web Anda, semakin kecil rasio pentalan Anda.

Sederhananya, rasio pentalan situs web Anda mewakili kepuasan pengunjung dengan laman web Anda.

Memiliki rasio pentalan tinggi berarti pengguna mengeklik situs web Anda setelah menjelajahi konten Anda hanya untuk waktu yang singkat.

Jadi, memiliki rasio pentalan tinggi secara langsung memengaruhi rasio retensi Anda (berapa banyak orang yang kembali ke situs Anda setelah kunjungan pertama) dan rasio konversi keseluruhan (berapa banyak orang yang melakukan pembelian, menghubungi Anda, mendaftar ke buletin, dan seterusnya).

Selain itu, karena Google menyukai situs web yang memuat cepat, situs web yang lambat tidak mungkin mendapat peringkat tinggi pada halaman hasil pencarian (SERP).

Artinya, pada gilirannya, situs web Anda mendapatkan lebih sedikit lalu lintas dan keterpaparan dari pengunjung rata-rata.

Inilah mengapa penting untuk menemukan waktu yang diperlukan untuk mempercepat situs Anda.

Gambar komputer

Berapa lama waktu loading website yang ideal?

Untuk menjawab pertanyaan ini secara singkat – situs Anda harus dimuat secepat mungkin, sebaiknya dalam waktu kurang dari 1 detik. Dua detik juga tidak terlalu buruk, tetapi Anda akan mulai memperhatikan efeknya pada tiga detik.

Sebagai aturan praktis, semakin cepat kecepatan halaman Anda, semakin baik.

Ada beberapa cara untuk mengukur waktu muat halaman:

  • Time to First Byte (TTFB) – mewakili durasi yang dibutuhkan browser untuk menerima informasi pertama
  • Indeks kecepatan – melihat durasi situs web dimuat sepenuhnya di browser
  • Ukuran halaman – menghitung ukuran file total yang digunakan situs Anda
  • Jumlah resource – jumlah permintaan HTTP yang dibuat situs web Anda dan durasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya

Mengarahkan agar situs Anda memuat antara dua detik dan tiga detik adalah tolok ukur yang baik untuk dimiliki.

Google menyarankan agar situs web membutuhkan waktu kurang dari 3 detik untuk dimuat di desktop dan perangkat seluler.

Terbukti dari statistik kecepatan Google bahwa saat laman rata-rata Anda membutuhkan waktu lima detik atau lebih untuk memuat, kemungkinan pentalan meningkat lebih dari 100%.

Waktu respons server juga harus kurang dari 200 milidetik. Jika milik Anda lebih dari itu, sebaiknya hubungi penyedia hosting Anda dan lihat opsi apa yang Anda miliki untuk mempercepat.

Google juga memiliki ukuran halaman yang ideal, artinya konten Anda harus menggunakan ruang kurang dari 500 KB. Jika tidak, Anda akan menambahkan detik tambahan untuk kecepatan halaman Anda.

Namun pada kenyataannya, sebagian besar website tidak mendekati standar Google.

Dalam studi Google, kecepatan halaman rata-rata adalah 4,7 detik di perangkat desktop dan 11,4 detik di situs seluler.

Rata-rata ukuran website adalah 1,969 MB untuk desktop dan 1,770 MB untuk seluler – jauh lebih banyak dari ideal 500 KB.

Meskipun tampaknya standar Google terlalu tinggi, semakin dekat Anda dengan standar industri, semakin baik situs web Anda akan diterima oleh mesin telusur dan pengguna.

Tool untuk cek kecepatan website

Internet penuh dengan alat online yang dapat Anda gunakan untuk memantau kecepatan halaman Anda.

Google PageSpeed Insights adalah salah satu alat pengoptimalan situs web terbaik.

Diberdayakan oleh Google, alat ini gratis untuk digunakan dan menghasilkan laporan rinci tentang kecepatan situs Anda dalam hitungan detik.

Yang perlu Anda lakukan hanyalah memasukkan URL situs web Anda, dan alat tersebut akan menjalankan uji kecepatan untuk mengevaluasi kinerja kecepatan situs web Anda secara keseluruhan.

Google PageSpeed Insights juga memberikan rekomendasi tentang cara meningkatkan waktu buka halaman Anda.

Insight kecepatan website

Test My Site adalah platform uji kecepatan situs web luar biasa lainnya yang dapat membantu Anda meningkatkan waktu pemuatan situs web Anda secara keseluruhan, serta kami halaman web individual.

Alat ini mengambil langkah lebih jauh dengan memungkinkan Anda membandingkan waktu pemuatan halaman Anda dengan situs web lain. Siapa yang tidak menyukai beberapa statistik kecepatan?

Mampu membandingkan situs web Anda dengan situs lain membantu Anda memprediksi tingkat konversi setelah kecepatan meningkat.

Test My Site

Sebagai alternatif, Anda dapat menggunakan Pingdom – tes kecepatan gratis hebat lainnya. Ini menghitung ukuran halaman total, permintaan HTTP, dan waktu buka.

Mirip dengan Google PageSpeed Insights, Pingdom juga memberikan saran tentang cara meningkatkan kinerja halaman web Anda.

Pingdom

Meskipun alat ini memberikan wawasan yang berguna tentang kinerja situs web Anda, alat ini dimaksudkan untuk digunakan sebagai panduan untuk mempercepat situs web, bukan sebagai metrik tetap.

Anda akan menerima hasil terbaik dengan menguji berbagai teknik pengoptimalan kecepatan secara sistematis, dan memantau pengaruhnya terhadap statistik kecepatan Anda secara keseluruhan.

Ditulis oleh

Avatar penulis

Astrid

Astrid adalah pengagum bahasa dan sastra yang kini berprofesi sebagai penerjemah. Ia ingin berbagi pengetahuan seputar teknologi, bisnis online, dan digital marketing melalui tulisannya yang dimuat di blog Zyro. Untuk mengisi waktu senggangnya, ia senang mempelajari bahasa baru, membaca buku, juga bermain alat musik Kalimba.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan. Semua kolom wajib diisi.