PENAWARAN TERBATAS - Hemat hingga 69 %

05

:

hari

09

:

jam

50

:

menit

45

detik

Blog Zyro

Semua Topik
Blog eCommerce Desain Esensial Ide Usaha Inspirasi Pemasaran Tips Berbisnis

Pemasaran E-commerce: 20 Tips Tingkatkan Penjualan

pemasaran ecommerce

Setelah mulai membangun bisnis, memiliki toko online, dan berhasil mendapat penjualan pertama, hal yang perlu Anda lakukan selanjutnya adalah membuat pelanggan kembali mengunjungi website e-commerce Anda. Untuk itu, Anda perlu mengetahui berbagai strategi pemasaran e-commerce yang umum digunakan.

Dalam menjalankan bisnis e-commerce, Anda memerlukan strategi yang tepat untuk terus mengembangkan toko Anda. E-commerce marketing memiliki peran penting dalam menarik lebih banyak pelanggan baru dan mengembangkan bisnis Anda.

Jika Anda baru saja terjun dalam bisnis e-commerce, mungkin Anda belum tahu cara menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk e-commerce Anda.

Jangan khawatir. Dalam artikel ini, kami akan membagikan tips dan trik yang dapat Anda gunakan untuk memperluas target pelanggan Anda.  

Apa itu pemasaran e-commerce?

Jika Anda memiliki bangunan toko untuk berjualan, Anda mungkin pernah membagikan selebaran kepada orang di jalan atau bahkan menyewa reklame untuk membuat pelanggan datang langsung ke toko Anda.

Namun, strategi pemasaran tradisional di atas akan menjadi kurang efektif apabila digunakan di era belanja online seperti sekarang. Strategi pemasaran yang tepat untuk mengembangkan bisnis eCommerce adalah dengan memanfaatkan kekuatan internet.

Pemasaran e-commerce berarti menggunakan berbagai teknik pemasaran untuk mempromosikan website eCommerce secara online. Tujuan pemasaran e-commerce adalah untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan pembeli di toko Anda.

Anda dapat menggabungkan berbagai tool pemasaran di dalam strategi pemasaran e-Commerce. Setelah memiliki strategi yang dirasa tepat, Anda dapat mulai menjalankan kampanye pemasaran di berbagai media pemasaran.

Dibandingkan strategi pemasaran tradisional, menjalankan strategi pemasaran e-commerce memiliki beberapa keunggulan. Tiga diantaranya:

  • Hasilnya lebih cepat diketahui dan dapat dilihat langsung. Jumlah pesanan masuk di eCommerce Anda meningkat? Selamat! Strategi pemasaran online Anda berhasil.
  • Banyak sumber data yang dapat dianalisa. Anda dapat mengetahui kelompok umur yang tertarik dengan iklan Anda, berapa orang yang mengeklik tautan ke toko Anda dan yang membeli produk atau layanan Anda.
  • Lebih dekat dengan pelanggan. Berbeda dengan promosi melalui iklan, pemasaran e-commerce dapat mendekatkan hubungan Anda dengan pelanggan melalui email update stok barang, promosi, dan diskon yang langsung Anda kirim ke email pelanggan Anda.  
pemasaran e-commerce

Strategi pemasaran e-commerce website Anda

Ada banyak cara berbeda untuk memasarkan eCommerce Anda seperti halnya situs web online.
Namun, ada beberapa praktik terbaik yang harus dipatuhi oleh setiap strategi pemasaran e-Commerce. Saat mencoba mengembangkan toko online Anda, jalankan kampanye yang:
Mudah diukur. Pastikan aktivitas periklanan Anda dapat dengan mudah dilacak dan diukur. Misalnya, jika Anda membuat konten, Anda harus mengukur kinerja kata kunci Anda dan di mana mereka muncul di mesin pencari.
Disutradarai. Dalam pemasaran digital, menargetkan orang yang tepat menghemat waktu dan uang Anda. Itu juga membuat kampanye Anda lebih efektif sejak awal. Jika mayoritas pelanggan potensial Anda menemukan Anda melalui iklan Facebook, kampanye Anda di jejaring sosial lain tidak akan menghasilkan banyak. Selain itu, jauhi strategi pemasaran “satu ukuran cocok untuk semua”.
Cantik secara visual. ECommerce adalah bisnis yang sangat visual dan Fotografi produk dapat membuat atau menghancurkan penjualan. Orang perlu melihat apa yang mereka beli dan harus terpikat.
Sesuai anggaran. Anda mungkin ingin mengawasi biaya juga. Secara umum, Anda harus menyesuaikan strategi pemasaran e-commerce dengan anggaran Anda, bukan sebaliknya. Misalnya, beli ruang iklan di Facebook atau Instagram itu bisa sangat mahal. Jika Anda tidak ingin berurusan dengan biaya di muka yang tinggi, mungkin ada baiknya mempertimbangkan email atau strategi pemasaran konten untuk mendapatkan momentum terlebih dahulu.

Ada berbagai macam cara untuk memasarkan situs eCommerce Anda. Namun, ada beberapa cara yang sebaiknya Anda jadikan acuan. Misalnya, ketika melakukan kampanye pemasaran e-commerce, pastikan kampanye Anda:

  • Mudah diukur keberhasilannya. Jika Anda membuat sebuah konten, perhatikan performa kata kunci yang gunakan dan rangking Anda di halaman pencarian Google.
  • Memiliki target yang tepat. Selain menghemat waktu dan uang, hal ini akan membuat kampanye Anda lebih efektif dalam menjaring calon pelanggan dan menentukan platform yang tepat untuk promosi.
  • Indah dilihat. E-commerce adalah bisnis yang bergantung pada onjek yang ditampilkan di layar. Dengan kata lain, penjualan Anda bergantung pada foto produk yang dilihat calon pembeli Anda. Dengan membuat calon pembeli tertarik pada foto atau video produk, Anda meningkatkan kemungkinan pembelian produk tersebut.
  • Sesuai anggaran. Sesuaikan strategi pemasaran eCommerce dengan budget yang Anda miliki. Bukan sebaliknya. Jika budget Anda belum cukup untuk memasang iklan di Facebook atau Instagram, maka gunakan email atau konten lainnya untuk memasarkan produk Anda.

1. Lakukan upselling

Awalnya Anda berniat membeli satu item, namun malah berakhir dengan membayar satu paket. Pernahkah Anda mengalaminya?  Dalam eCommerce marketing, hal tersebut dikenal dengan upseliing. Tujuan dari upselling adalah mencoba menjual lebih banyak produk kepada pembeli dalam sekali pesanan.

Anda dapat menawarkan opsi upgrade saat pembeli masuk dalam tahap pembayaran. Misalnya, tawarkan upgrade dengan potongan harga atau jaminan untuk produk elektronik/komputer versi terbaru.

Cara lainnya adalah dengan memberikan pelanggan gratis ongkir hingga Rpxxx.

Tidak ada yang dirugikan dengan melakukan upselling. Pelanggan mendapat diskon atau gratis ongkir karena membeli lebih banyak produk dan Anda mendapatkan untung – inilah yang dimaksud dengan strategi pemasaran e-commerce.

Direkomendasikan untuk: Semua e-commerce.

2. Manfaatkan Youtube

pemasaran e-commerce

Kini konten video mulai populer digunakan dalam memasarkan produk suatu brand. Menggunakan konten video dalam rencana pemasaran tentunya akan membantu bisnis e-commerce Anda tersebar di Youtube dan mulai dikenali banyak orang. Ini adalah bagian awal dari perkenalan brand Anda kepada calon pelanggan.

Anda dapat memanfaatkan potensi besar Youtube untuk meningkatkan traffic kunjungan ke website Anda. Membuat konten pemasaran di Youtube jauh lebih murah jika dibandingkan dengan kampanye pemasaran e-commerce di sosial media atau mesin pencari.

Berikut ini adalah beberapa ide yang dapat Anda gunakan untuk konten video Anda.

  • menjawab pertanyaan pelanggan
  • menunjukkan kegiatan di balik bisnis eCommerce Anda
  • melibatkan pelangan dalam konten Anda. Anda dapat mengajak pelanggan Anda untuk membuat video yang menjelaskan berbagai cara menggunakan produk Anda. Kemudian, Anda dapat memberikan bingkisan menarik kepada peserta dengan video terkreatif.

Direkomendasikan untuk: bisnis retail, konsultasi, dan brand pribadi.

3. Jual produk melalui post Instagram

pemasaran e-commerce

Dengan lebih dari 500 juta pengguna aktif, Instagram dapat menjadi salah satu platform dalam melakukan pemasaran e-commerce.

Menggunakan sosial media untuk memasarkan produk atau brand Anda akan membuat kesan pende, Namun, karena Instagram adalah platform yang sangat visual, video dan foto yang Anda posting adalah dua hal penting dalam menarik perhatian konsumen.

Gunakan keahlian fotografi Anda dengan membuat akun bisnis di Instagram. Strategi pemasaran e-commerce lain yang dapat Anda terapkan di Instagram adalah dengan membuat iklan, menggunakan hashtag yang tepat, mengatur waktu posting, dan melakukan interaksi dengan pengikut akun Anda.

Akan tetapi, hal yang harus diutamakan dalam memasarkan produk Anda di Instagram adalah postingan produk yang dapat langsung oleh pelanggan. Oleh karena itu, penting untuk memiliki link yang langsung menghubungkan postingan produk ke halaman pembelian. Selain itu, Anda juga dapat merekombinasikan produk sejenis lainnya.

Pastikan Anda tidak hanya memberikan konten foto atau video tentang produk Anda, namun juga kemudahan bagi pelanggan untuk langsung membeli produk.

Influencer memiliki pengaruh yang kuat kepada para pengikut mereka di Instagram. Berikan komisi kepada influencer Instagram untuk setiap postingan produk Anda di akun mereka.

Jika Anda berhasil membuat kesepakatan dengan para influencer Instagram atau selebgram, maka eCommerce Anda akan berhasil meningkatkan pelanggan baru dan jumlah penjualan.

Direkomendasikan untuk: bisnis retail, fashion, elektronik, dan B2C.

4. Buat website Anda mobile-friendly

pemasaran e-commerce

Sebagian besar pengguna internet pasti memiliki perangkat seluler. Hasil pencarian Google diurutkan berdasarkan kualitas tampilan dan kemudahan penggunaan website atau toko online melalui telepon seluler.

Mengoptimalkan e-commerce untuk ukuran layar yang lebih kecil harus menjadi prioritas semua bisnis online. Dengan begitu, jumlah pengunjung akan bertambah dan juga angka penjualan toko Anda.

Buatlah situs Anda nyaman untuk pelanggan berbelanja. Website Anda tidak akan menarik banyak pengunjung jika ukuran gambar atau tampilan website tidak nyaman dilihat dari telepon selular. Jangankan membeli produk Anda, pelanggan Anda bisa saja keluar saat melihat ukuran font yang terlalu besar di layar handphone mereka.

Oleh karena itu, segera optimalkan situs eCommerce Anda agar nyaman diakses melalui telepon seluler. Saat ini, Anda juga bisa menggunakan platform seperti Zyro, yang secara otomatis mengoptimasi tampilan website Anda.

Setelah dioptimasi, bukan hanya jumlah pengunjung yang akan bertambah tapi juga angka penjualan toko Anda.

Direkomendasikan untuk: semua e-commerce.

5. Kirimkan email pengingat untuk abandoned cart

Pernahkah Anda mengunjungi sebuah eCommerce, memasukkan beberapa barang di keranjang belanja, dan tidak melanjutkan ke tahap pembayaran?  Dalam dunia pemasaran e-commerce, hal ini dikenal dengan istilah abandoned cart.

Faktanya, 60-80% pelanggan akan meninggalkan keranjang belanja di eCommerce sebelum menyelesaikan proses pembelian.

Ada beberapa alasan yang dapat menjadi alasan bagi pelanggan untuk meninggalkan keranjang belanja, seperti: kurangnya waktu untuk belanja, proses pemesanan yang terlalu rumit, atau karena pembelian harus disertai dengan pembuatan akun terlebih dahulu.

Apa pun alasannya, penjualan dan pemasukan toko Anda akan menurun dengan adanya keranjang belanja pelanggan yang terabaikan.

Salah satu cara untuk membuat pelanggan Kembali melihat keranjang belanja mereka adalah dengan mengingatkan mereka melalui email.

Jika setengah dari jumlah pelanggan membuka email Anda dan menyelesaikan pembelian, maka penjualan Anda akan Kembali meningkat dan pelanggan akan mendapatkan barang yang dari dulu mereka inginkan.

Direkomendasikan untuk: perusahaan retail, fashion, elektronik, dan dropshipping.

6. Buat program loyalitas pelanggan

pemasaran e-commerce

Membuat program loyalitas pelanggan adalah bagian dari strategi pemasaran e-commerce. Strategi pemasaran ini dilakukan dengan cara memberi penghargaan kepada pelanggan yang rutin belanja di toko Anda.

Beberapa contoh program loyalitas yang dapat Anda lakukan adalah:

  • Membuka pendaftaraan keanggotaan. Anda dapat mengembangkan program ini dengan memberikan berbagai ‘promo atau diskon khusus anggota.’ Target utama Anda dalam program ini adalah pelanggan yang sering melakukan pembelian di toko Anda.
  • Memberikan voucher hadiah untuk setiap set pembelian.

Perhatikan dan pelajari berbagai program loyalitas di sekitar bisnis Anda dan mulailah menentukan program loyalitas yang terbaik untuk eCommerce Anda.

Promosikan program loyalitas Anda di berbagai media pemasaran untuk mengundang ketertarikan pembeli dengan program Anda.

Direkomendasikan untuk: bisnis retail, fashion dan makanan.

7. Tampilkan testimoni pelanggan di website

Apakah Anda sudah menampilkan testimonial pelanggan di toko Anda? Jika belum, mulailah sekarang!

Mengapa? Karena menunjukkan testimoni pengguna layanan atau produk Anda adalah cara terbaik untuk membangun kepercayaan dengan pengunjung situs Anda — bahkan sebelum mereka melakukan pembelian.

Testimonial adalah alat yang ampuh dalam strategi pemasaran untuk memastikan kepemilikan dan profesionalitas bisnis Anda. 

Anda dapat mendapatkan testimoni dengan menghubungi pelanggan setelah pesanan mereka tiba, dan meminta tanggapan jujur ​​mereka. Cara lainnya adalah dengan mencari produk Anda di mesin pencarian dan melihat apakah produk Anda sedang dibicarakan secara online.

Tanggapi umpan balik negatif pelanggan dengan serius; atasi kekurangan produk dan layanan Anda.

Direkomendasikan untuk: bisnis retail, fashion, B2C, dan konsultasi.

8. Tingkatkan pengunjung situs dengan blog

pemasaran e-commerce

Selain memiliki eCommerce, Anda juga dapat membuat blog untuk membagikan pengetahuan tentang niche Anda.

Anda dapat membuat blog tentang topik apa pun.Anda bisa mewawancarai orang yang ahli di bidang tertentu, memberikan ulasan produk, atau memberikan panduan tentang cara menggunakan suatu produk.

Sayangnya, tidak banyak toko yang menggunakan blog dalam taktik pemasaran e-commerce mereka. Salah satu alasannya adalah karena membuat konten tulisan di blog tidak hanya membutuhkan keahlian, namun juga SEO.

Ketika menulis konten di blog, Anda harus memikirkan tujuan pencarian dan kata kunci yang digunakan di mesin pencari. Semakin baik prediksi jawaban Anda untuk kedua hal tersebut, semakin baik pula peringkat blog Anda di Google.

Gunakan kata kunci yang tepat di setiap konten Anda. Hindari pengulangan kata kunci dalam konten Anda. Selain itu, persiapkan juga caption berbeda untuk setiap foto produk Anda.

Selalu pastikan isi copy Anda sudah layak diterbitkan: tidak berulang, menggunakan kalimat sederhana, dan mudah dipahami.

Konten tulisan yang dapat dimengerti manusia dan mesin akan dapat meningkatkan penjualan dan pemasaran e-commerce Anda.

Direkomendasikan untuk: bisnis konsultasi, SaaS, dan retail.

9. Perbanyak jumlah penerima email pemasaran Anda

Salah satu strategi dalam pemasaran e-commerce adalah dengan email pemasaran.

Semakin banyak orang yang masuk dalam daftar penerima email Anda, semakin berhasil pula kampanye pemasaran yang Anda miliki.

Semakin tertarik pengunjung dengan brand atau produk Anda, semakin besar kemungkinan email pemasaran dan tombol call-to-action Anda dibuka dan diklik. 

Ada berbagai cara untuk menambah jumlah penerima email Anda. Salah satu cara yang sering digunakan di hampir setiap website eCommerce adalah dengan memiliki kotak atau tulisan untuk bergabung dengan milis. Tulisan atau kotak ini biasanya ada di bagian bawah halaman atau di footer website.

Namun, Anda dapat melakukan cara yang berbeda dan lebih kreatif! Anda dapat menempatkan pop-up di website Anda. Pop-up memang dapat menarik perhatian pengunjung website Anda, tapi pastikan Anda meletakkan pop-up di tempat yang tepat agar tidak dianggap menggangu pengunjung.

Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan menyelipkan penawaran untuk bergabung dengan daftar milis di postingan blog. Anda mungkin akan mendapat satu atau dua penerima email baru dalam daftar Anda.

Pertimbangkan tempat untuk menyelipkan penawaran ini. Kebanyakan orang ingin tahu lebih banyak tentang produk Anda sambil membaca konten yang menarik minat mereka, bukan saat mencoba mencari tahu apa kebijakan pengiriman Anda. Meletakkan pop-up di halaman konten produk akan lebih menarik perhatian pembaca daripada di halaman syarat dan ketentuan pengiriman.

Untuk meyakinkan pelanggan bergabung dalam daftar milis Anda, tawarkan promo atau hal-hal menarik yang tidak mungkin mereka tolak. Misalnya diskon 15% untuk pembelian berikutnya, gratis ongkir, buku elektronik, atau materi yang dapat mereka unduh gratis. 

Direkomendasikan untuk: Semua bisnis yang teratur memposting konten baru.

10. Sempurnakan email pemasaran Anda

pemasaran e-commerce

Email yang dapat membantu pemasaran e-commerce Anda adalah email yang menarik.

Jika email Anda tidak cukup menarik, besar kemungkinan email Anda akan diabaikan. Hal ini bisa kita ketahui dari perbandingan email dibuka atau diklik oleh pengguna.

Tinjau kembali template email pemasaran Anda dan pertimbangakan hal-hal berikut: 

  • Apakah subjek email ini akan menarik perhatian pembaca? 
  • Apakah isi pesan jelas dan mudah dimengerti?
  • Bagaimana tampilan email ini terlihat di layar handphone?
  • Apakah tombol ‘call to action’ mudah dilihat? 
  • Kapan email akan dikirim?
  • Apakah email ditandai sebagai spam? Jika ya, mengapa?

Periksa daftar email dan jumlah pengunjung yang hanya membuka satu halaman website. Selain itu, gunakan alamat email bisnis untuk meningkatkan reputasi brand Anda.

Direkomendasikan untuk: semua e-commerce.

11. Gunakan fitur feed Facebook dan Facebook Shop

pemasaran e-commerce

Banyak strategi pemasaran e-commerce yang dapat Anda terapkan di Facebook. Misalnya:

menambah jumlah pengikut dengan memposting secara teratur. Atur waktu rutin setiap minggu.

menjalankan kampanye iklan berbayar atau mengintegrasikan eCommerce Anda dengan Facebook. Setelah terintegrasi, toko Anda akan dapat menampilkan daftar produk, menghubungkan Facebook dengan toko Anda, dan mempermudah proses belanja pembeli.

Kampanye pemasaran di media sosial memang mudah dilakukan, tetapi biayanya juga cukup mahal. Selain itu, perlu waktu beberapa bulan hingga Anda mendapatkan target pasar yang tepat.

Namun iika Anda adalah pengguna media sosial yang sudah sangat mengenal penggunaan media sosial tersebut, gunakanlah iklan berbayar untuk memasarkan produk Anda.

Terakhir, Anda juga dapat membuat akun populer di Facebook untuk merekomendasikan bisnis atau brand Anda. Tentu saja cara ini akan mengeluarkan biaya, tapi eCommerce Anda akan lebih dikenali banyak kalangan.

Media pemasaran e-commerce seperti Facebook adalah tempat yang tepat untuk memulai interaksi dan mendekatkan brand Anda dengan pelanggan dan calon pelanggan.

Direkomendasikan untuk: bisnis retail, fashion, elektronik, dan B2C.

12. Bangun interaksi dengan pelanggan

pemasaran e-commerce

Interaksi dengan pelanggan dapat dilakukan melaui live chat atau obrolan langsung di situs Anda. Interaksi dapat dilakukan dengan menjawab pertanyaan pelanggan, mengobrol santai, atau memberikan saran dan rekomendasi.

Pastikan Anda ada untuk kostumer dan selalu siap menjawab pertanyaan apa pun yang mereka miliki. Segera atasi kendala dan keluhan pelanggan terkait pengiriman atau kualitas produk sebelum mereka merasa tidak puas dengan pelayanan Anda.

Walaupun eCommerce Anda sudah memiliki FAQ untuk menjawab beberapa pertanyaan umum, tidak ada yang salah untuk meningkatkan interaksi personal dengan pribadi melalui fitur obrolan langsung. 

Mintalah alamat email pelanggan untuk memulai dan menyimpan percakapan antara Anda dan pelanggan.

Direkomendasikan untuk: bisnis retail, Konsultasi, Elektronik, dan SaaS.

13. Kirimkan follow up email

Anda dapat membuat pengalaman berbelanja pengguna lebih berkesan dengan mengirimkan follow up email. Selain itu, follow up email juga dapat mendekatkan brand Anda dengan pengguna. Melalui follow up email, Anda dapat:

  • Mengucapan terima kasih atas pembelian pengguna
  • Memberikan tips dan trik dalam berbelanja, atau
  • Memberikan voucher gratis ongkir untuk setiap pembelian ulang

Sebagian besar CRM dapat digunakan untuk membuat follow up email pemasaran. Mulailah membuat follow up email yang sederhana dan menarik untuk membuat pelanggan kembali berbelanja ke toko Anda.

Direkomendasikan untuk: semua e-commerce.

14. Permudah proses belanja 

 

Perhatikan pengalaman pengguna mulai dari mengunjungi toko hingga tahap terakhir konfirmasi pesanan.

Jika Anda sudah menggunakan platform canggih untuk mengembangkan eCommerce Anda, maka Anda dapat memanfaatkan tool pemetaan untuk mengetahui waktu yang dihabiskan pengguna untuk mencari benda yang mereka minati.

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

  • Apakah landing page sudah menarik perhatian pengunjung untuk mengunjungi situs saya?
  • Apakah terlalu banyak langkah dalam proses konfirmasi pesanan di keranjang belanja? Apakah ini yang membuat pengunjung meninggalkan produk di keranjang belanja tanpa ada transaksi pembelian? 
  • Apakah kategori produk sudah sesuai? Jika sudah, apakah kategorinya dapat dibuat lebih jelas dan sederhana?
  • Apakah halaman produk lebih menonjolkan keunggulan produk dibandingkan fitur-fiturnya? Apakah deskripsi produk dapat dimengerti pengunjung?

Direkomendasikan untuk: semua e-commerce.

15. Personalisasikan pengalaman belanja pelanggan

pemasaran e-commerce
c

Alat yang sangat ampuh dalam pemasaran e-commerce adalah personalisasi. Dengan melakukan personalisasi, Anda memberikan pengalaman personal kepada pelanggan dalam belanja. Sebagai brand, personalisasi dapat membantu Anda menjadi lebih dekat dengan konsumen.

Personalisasi dapat diibaratkan seperti simbiosis mutualisme: kedua pihak sama-sama untung.

Jika pelanggan memiliki daftar belanja untuk jenis pakaian tertentu, maka Anda mengirimkan penawaran khusus untuk koleksi pakaian baru di toko Anda. Selain itu, Anda juga dapat menyarankan barang berdasarkan perilaku pembelian pelanggan Anda sebelumnya. 

Anda juga dapat menyesuaikan layanan toko Anda dengan lokasi dan usia pengunjung. Misalnya, menampilkan produk yang sedang populer di daerah pelanggan atau barang yang sedang menjadi incaran untuk rentang usia tertentu. 

Menggunakan nama depan pengguna kata sapa pembuka email adalah salah satu penerapan personalisasi.

Direkomendasikan untuk: Retail, SaaS, dan fashion.

16. Buat podcast

pemasaran e-commerce

Salah satu cara kreatif dalam memasarkan produk Anda adalah melalui podcast. Anda dapat membicarakan hal-hal menarik seputar bisnis dengan sesama rekan bisnis Anda.

Podcast juga dapat menjadi media untuk membicarakan latar belakang produk / layanan Anda, bisnis, serta nilai-nilai yang ada dalam produk/layanan Anda.

Anda dapat menggabungkan podcast dengan email pemasaran atau strategi pemasaran konten untuk meningkatkan keberhasilan pemasaran.

Direkomendasikan untuk: brand pribadi, SaaS dan B2B.

17. Buat program afiliasi 

pemasaran e-commerce

Afiliasi tidak serumit yang Anda kira. Afiliasi pemasaran sama dengan promosi dari mulut ke mulut secara online.

Dengan program afiliasi, Anda akan memiliki rekan afiliasi (afiliator) yang membantu memasarkan produk Anda dengan cara menyertakan tautan eCommerce Anda di email atau konten pemasaran yang mereka kelola.

Contohnya, rekan afiliasi Anda akan menyebutkan produk atau toko Anda dalam tulisan rekomendasi alat berkebun terbaik di blognya.

Jika pengunjung datang ke eCommerce Anda melalui tautan afiliasi, maka Anda harus memberikan komisi kepada rekan afiliasi Anda sebagai bagian dari kerjasama.

Untuk mempermudah dalam mencari afiliator, Anda dapat mulai memikirkan ide kampanye pemasaran Anda dan menyesuaikannya dengan strategi pemasaran e-commerce afiliator.

Selain itu, berikan deskripsi atau penjelasan yang lebih rinci mengenai produk Anda untuk membantu afiliator dalam menulis konten di blog mereka. Anda juga dapat menyediakan banner yang bisa ditampilkan di blog afiliator

Sebelum melakukan program afiliasi, pastikan Anda sudah benar-benar memahami cara mengatur, mengontrol, dan melacak tautan Anda. Jika tidak, Anda akan mengalami kesulitan dalam melakukan perhitungan komisi afiliator. Anda perlu memastikan bahwa perhitungan komisi antara Anda dan afiliator sudah sama dan sesuai.

Oleh karena itu, penting untuk membuat program afiliasi yang tidak hanya menguntungkan untuk eCommerce Anda, tapi juga untuk afiliator yang membantu memasarkan produk Anda.

Tips: Pelajari cara kerja Facebook Pixel dan pelacakan tautan. Selalu uji dan pastikan pelacakan tautan Anda bekerja dan berfungsi dengan benar sebelum memberikannya ke afiliator.

Direkomendasikan untuk: SaaS, retail dan B2C.

18. Prediksi tren produk

pemasaran e-commerce

Siapa cepat, dia dapat. Dalam dunia pemasaran e-commerce, prinsip ini juga berlaku. Jika Anda pandai memprediksi tren yang akan datang, maka Anda dapat langsung membeli produk tersebut saat mulai dirilis.  

Jika toko Anda tidak cukup besar tapi Anda memiliki pemahaman yang dalam mengenai tren produk, maka Anda satu langkah lebih maju dibandingkan kompetitor lainnya.

Jika Anda memiliki retail sepatu, Anda mungkin menyadari beberapan brand atau model sepatu tertentu yang mulai kembali popular dan menjadi incaran banyak orang. Selain itu, musim dan perayaan hari raya juga dapat memengaruhi penjualan, tetapi memungkinkan Anda bereksperimen dengan taktik pemasaran baru.

Menyimpan sepatu yang tepat pada waktu yang tepat membuat eCommerce Anda menonjol. Dan Anda akan mengalahkan pesaing yang mungkin tidak memiliki cukup stok atau jenis produk yang tepat. 

Memiliki stok yang cukup di waktu yang tepat akan meningkatkan penjualan di eCommerce Anda. Ketika toko lain tidak memiliki stok yang cukup atau tidak memiliki produk yang diinginkan pembeli, toko Anda sudah siap melayani pesanan pembeli.

Direkomendasikan untuk: bisnis retail, dropshipping, dan fashion.

19. Optimalkan penjualan di marketplace

pemasaran e-commerce

Jika tempat utama Anda menjual produk buatan tangan atau melakukan dropship adalah marketplace, maka Anda harus memaksimalkan keberadaan toko Anda di marketplace untuk meningkatkan penjualan.

Kenali marketplace pilihan Anda dan cari tahu kata kunci yang paling banyak dicari oleh target pasar Anda. Gunakan kata kunci tersebut di halaman produk Anda, dan produk Anda akan muncul di bagian atas halaman pencarian.

Jika Anda menginginkan lebih banyak penjualan, Anda harus mengoptimalkan keberadaan Anda di pasar. Luangkan waktu untuk memahami cara kerja situs dan kata kunci mana yang paling banyak dicari di pasar sasaran Anda.

Selain itu, aktiflah meminta ulasan pengguna di marketplace tersebut. Semakin banyak jumlah ulasan toko Anda, semakin besar kemungkinan toko Anda muncul di halaman pertama jika pencarian disortir berdasarkan ulasan pengguna.

Direkomendasikan untuk: dropshipper dan toko kerajinan.

20. Perluas jaringan bisnis

pemasaran e-commerce

Dalam dunia pemasaran, jaringan bisnis dapat saling membantu program pemasaran e-commerce. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda mulai memperluas jaringan bisnis.

Anda dapat memperluas jaringan dengan menawarkan kolaborasi dengan blogger untuk mempublikasikan tulisan mereka di blog Anda. Melalui kerjasama ini, Anda mendapatkan dua hal baik sekaligus: jaringan dan eksposure brand.

Memiliki brand yang dikenal banyak orang dalam jaringan bisnis Anda akan meningkatkan penjualan Anda.

Anda juga dapat menghadiri acara seminar atau workshop yang sesuai dengan bidang Anda. Selain memperluas jaringan dan kenalan, Anda juga mendapatkan ilmu baru tentang eCommerce marketing. Mungkin saja ada tips atau ide pemasaran baru yang dapat Anda terapkan di kampanye pemasaran Anda berikutnya.

Direkomendasikan untuk: Semua jenis start-up.

Menerapkan taktik pemasaran e-commerce

Sekarang Anda sudah berbagai cara dan rentang anggaran untuk menentukan strategi pemasaran e-commerce Anda.

Memantau perkembangan toko online Anda secara teratur dan mencari cara untuk mengoptimalkan pengalaman pelanggan dalam berbelanja online adalah kunci kesuksesan brand Anda.

Perubahan kecil pada situs Anda, seperti ukuran tombol call-to-action (CTA) atau struktur situs yang lebih sederhana, akan membuat penawaran Anda di website lebih menarik bagi pengunjung.

Selain itu, Anda juga dapat meningkatkan penjualan dengan menggabungkan strategi pemasaran e-commerce di halaman situs dengan kampanye pemasaran melalui email, sosial media, atau blog.

Ditambah lagi, pemasaran e-commerce akan membuat toko dan produk Anda lebih dikenal oleh berbagai kalangan.

Neil Patel, seorang pakar digital marketing, pernah berkata: “Tombol Beli di website Anda tidak selalu membuat pengunjung ingin membeli produk atau layanan Anda.”

Tunjukkan kepada pelanggan bahwa brand atau produk Anda memiliki suatu nilai dan juga dapat memenuhi kebutuhan mereka.  

Tujuan akhir dari sebuah strategi pemasaran e-commerce adalah untuk meningkatkan penjualan. Namun jangan lupa untuk selalu memikirkan kepentingan pelanggan dalam setiap kampanye pemasaran Anda.

Ditulis oleh

Avatar penulis

Shinta

Shinta tidak ingin ada yang tertinggal dalam perkembangan teknologi. Dengan tulisan sederhana, ia membagikan informasi bermanfaat seputar e-Commerce dan digital marketing. Di waktu senggangnya, Shinta suka menonton film dokumenter dan mempelajari bahasa baru.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan. Semua kolom wajib diisi.