Diskon Tahun Baru:

DISKON hingga 69 %

05

:

10

:

27

:

11

Semua Topik
Blog eCommerce Desain Esensial Ide Usaha Inspirasi Pemasaran Tips Berbisnis

Perbedaan Blog dan Website

perbedaan blog dan website

Kami yakin Anda sudah familiar dengan istilah website dan blog. Namun, apakah Anda sudah tahu perbedaan blog dan website? 

Nah, sebelum memilih antara blog atau website, Anda perlu mengetahui perbedaan di antara keduanya. Dengan mengetahui perbedaan antara website dan blog, Anda akan lebih memutuskan platform yang tepat untuk mengembangkan bisnis online Anda.

Di artikel ini kami akan menjelaskan secara singkat perbedaan blog dan website. 

Apa itu blog? 

Blog adalah salah satu jenis website yang menampilkan konten terbaru di bagian teratas halaman. Jadi, konten pada blog ditampilkan berdasarkan urutan terbaru posting. 

Umumnya sebagian besar konten di blog ditampilkan dalam bentuk daftar posting.

Blog umumnya diperbarui secara teratur. Hal ini menbuat blog lebih dinamis daripada website tradisional dan statis.

Di tahun 1990-an, blog berfungsi sebagai buku harian online dan biasanya berisi halaman web pribadi. Posting blog sering kali berisi cerita kehidupan atau opini pribadi penulis. Nantinya, postingan-postingan ini dibagikan dan dibaca oleh teman dan keluarga si penulis. 

Tahukah Anda:  Kata “blog” awalnya merupakan singkatan dari “web log”, yang sering digunakan pada akhir 1990-an. Platform blogging pertama, termasuk Blogger, diluncurkan pada 1999. Platofrm blogging inilah yang mempermudah semua orang untuk memiliki blog.

Namun, peluncuran platform blogging WordPress pada tahun 2003 yang benar-benar mengubah pengalaman dalam menulis online. Karena WordPress adalah CMS (content management system) yang bersifat open-source, pengguna dapat sepenuhnya mengoptimasi blog mereka.

Contoh blog populer

Banyak website populer yang dimulai dari blog. Bahkan secara teknis, website di daftar ini masih dapat dikategorikan sebagai blog.

Huffington Post yang dimulai oleh Ariana Huffington sekarang memiliki lebih dari 110 juta pengunjung bulanan.

Business Insider dimulai pada 2007 sebagai blog berita dan analisis. Sejak saat itu, Insider berkembang menjadi bisnis besar – website mereka berhasil menarik lebih dari 25 juta pengunjung setiap bulan. 

Pada tahun 2005, Mashable adalah blog pribadi WordPress Pete Cashmore. Sekarang, website teknologi dan hiburan tersebut memiliki lebih dari 24 juta pengunjung bulanan.

Jenis-jenis blog

Bagi banyak perusahaan, blog bisnis adalah platform yang tepat untuk berbagi informasi yang lebih mendetail tentang produk dan layanan perusahaan. 

Blog bisnis juga merupakan platform yang bagus untuk berbagi keahlian di berbagai bidang. Dengan begitu, blog menjadi alat yang luar biasa untuk memperkuat kredibilitas seseorang atau suatu perusahaan dalam bidang niche bisnis tertentu. 

Banyak orang yang mendasarkan blog mereka pada niche atau topik tertentu. Contoh: blog fashion, blog olahraga, makanan, dan travelling. 

Saran 💡  – Butuh inspirasi blog? Kami punya daftar blog favorit kami untuk menginspirasi Anda. 

Apa itu website? 

Website adalah kumpulan halaman web di bawah satu nama domain. Contoh: www.zyro.com. Sebagian besar konten online di internet tersebar dalam berbagai jenis website. 

Pada dasarnya, alamat web yang dimasukkan ke kolom alamat browser akan membawa Anda ke suatu website. 

Semua website, dari Google hingga Facebook, pasti memiliki domain sendiri (www.google.com dan www.facebook.com). Tidak hanya domain yang berbeda, landing page setiap website pun memiliki isi konten yang berbeda. 

Jenis-jenis website

Berdasarkan tujuan pembuatannya, website dapat dibedakan menjadi beberapa kategori.

  • Website bisnis: memberikan informasi tentang perusahaan, produk, dan layanannya. 
  • eCommerce atau toko online: menjual produk dan menerima pembayaran online.
  • Blog: mencakup berbagai topik secara rinci, kontennya sering ditampilkan dalam urutan kronologis terbalik.
  • Website berita: menyajikan berita paling terbaru kepada orang banyak.
  • Portofolio online: menampilkan portofolio pribadi atau perusahaan.
  • Website pendidikan: menawarkan kursus dan materi pembelajaran untuk pengguna Internet.
  • Web portal dan intranet: website yang dilindungi kata sandi. Wesbite jenis ini ditujukan hanya untuk sekelompok pengguna tertentu.
  • Website hiburan: mengumpulkan berita, gosip, dan informasi hiburan lainnya
  • Forum online: website berbasis pesan sederhana untuk komunitas online.
  • Website nirlaba: mengadvokasi tujuan amal. Biasanya mengumpulkan sumbangan dari pengguna.
  • Wiki: ensiklopedia online untuk berbagai topik dan fenomena budaya. 
  • Website lowongan kerja: mengumpulkan dan mempublikasikan informasi tentang lowongan kerja yang tersedia.

Tidak hanya berbeda dalam hal tujuan, website di atas juga berbeda dalam hal tampilan desain website. Walaupun begitu, semua website di atas tetap digunakan untuk memberikan informasi kepada pengunjung atau target pasar mereka masing-masing. 

Apa pun jenis website yang akan Anda buat, pastikan website Anda memiliki struktur website yang baik. Dengan begitu, website Anda akan lebih mudah ditemukan oleh pengguna internet.

Jadi, apa perbedaan blog dan website?

Perbedaan utama antara blog dan website ada di cara mereka menampilkan kontennya.

Sebagian besar website perusahaan bersifat statis: setelah dibuat dan diluncurkan, konten website tidak terlalu sering diperbarui. 

Contoh: website perusahaan umumnya memiliki jumlah landing page yang pasti tetap (biasanya halaman beranda, halaman kontak, dan satu atau dua halaman yang menjelaskan produk dan layanan perusahaan). Setelah konten dibuat, pemilik website tidak perlu mengubah konten. Anda hanya perlu mengubah konten jika perusahaan punya alamat email baru atau mulai menjual produk baru. 

Sedangkan, blog adalah platform dinamis. Jadi, blog harus terus diperbarui dengan konten baru. Blog dapat menjadi bagian dari website. Artinya, perbedaan utama antara blog dan website ada di pembaruan konten pada kedua platform. 

Konten terbaru pada suatu blog paling sering ditampilkan di bagian atas halaman beranda blog. Hal ini memudahkan orang untuk melihat postingan baru di blog tersebut. 

Platform blogging juga memungkinkan blogger untuk mengkategorikan konten blog. Dengan begitu, pembaca akan lebih mudah beralih di antara berbagai jenis konten pada satu blog.  

Mana yang saya butuhkan? Blog atau website? 

Jawabannya: tergantung kebutuhan Anda. 

Apakah Anda berencana untuk membuat konten secara teratur dan membangun banyak interaksi dengan audiens Anda? Atau apakah Anda ingin membuat website perusahaan yang berisi informasi kontak dan sejarah perusahaan? 

Berkat teknologi modern, Anda tidak perlu memilih antara blog atau website. Anda dapat menggunakan CMS seperti WordPress dan website builder Zyro untuk membuat website yang juga memiliki blog. 

Walaupun begitu, Anda tetap perlu memikirkan hal utama yang ingin Anda capai dengan website Anda.

Apakah Anda memiliki sumber daya yang cukup untuk sering memperbarui konten baru pada blog? Apakah Anda akan meluangkan waktu untuk memahami cara kerja SEO? 

Jika iya, pertimbangkanlah untuk membuat blog sebagai bagian dari website Anda.

Atau apakah Anda hanya ingin membuat website dengan halaman beranda yang menarik? 

Jika iya, Anda hanya perlu membuat website tanpa blog. Namun, jika di kemudian hari Anda ingin menambahkan blog ke website, Anda bisa melakukannya dengan mudah.

Umunya website bisnis menggunakan website statis untuk landing page, informasi kontak, daftar layanan dan produk, dan subdomain untuk blog.

Apa keuntungan punya blog? 

Bagi banyak orang, blogging adalah cara untuk berbagi pemikiran dan ide kepada orang banyak.

Biasanya kebanyakan orang membuat blog hanya untuk berbagi cerita dan pengalaman dengan keluarga dan teman-teman mereka yang tinggal di tempat lain. 

Sedangkan bagi perusahaan dan brand, blog merupakan salah satu strategi pemasaran. Artikel blog adalah cara yang bagus untuk mendidik pengunjung tentang produk dan layanan, serta berbagi berita dan inspirasi.

Berikut ini adalah keuntungan dari blogging:

  • Memiliki ruang atau media khusus untuk berbagi pemikiran dan ide dengan orang lain. 
  • Mampu menunjukkan kreativitas, keterampilan, dan bakat lainnya mulai dari menulis hingga desain web. 
  • Dapat dikenal sebagai salah satu pemuka pemikiran dalam suatu niche.
  • Bertemu dengan orang-orang yang memiliki pikiran dan minat yang sama.
  • Mendapat penghasilan tambahan dari monetisasi link afiliasi, review produk, dan iklan banner.
  • Trafik web organik gratis dari mesin pencari (untuk mendapatkan ini, Anda harus memperhatikan SEO blog).

Ingat: blogging membutuhkan waktu dan usaha. Blog yang sukses umumya memposting konten baru setiap minggu atau bahkan setiap hari. 

Biaya membuat blog vs website

Sebelum memulai blog atau website, Anda perlu mengetahui berapa biaya pembuatan website atau blog.

Jika Anda menguasai coding, Anda bisa menghemat biaya pembuatan website. Anda dapat membuat wesbite Anda sendiri. Namun, Anda masih harus memperhitungkan biaya hosting, domain, dan biaya tambahan lainnya.

Jika Anda tidak menguasai coding, Anda memiliki dua opsi: membayar jasa pembuatan website, atau menggunakan websitei builder. 

Dengan website builder, membuat blog atau website akan jauh lebih cepat dan mudah. 

Contoh: dengan paket Unleashed Zyro seharga Rp 19.800 /bulan, Anda sudah mendapatkan:

  • Bandwidth dan kapasitas penyimpanan tanpa batas.
  • Web hosting gratis
  • Bebas penggunaan website builder dan tool AI tanpa batas.
  • Akses ke integrasi pemasaran.
  • Gratis domain 1 tahun untuk pembelian minimal satu tahun.

Bahkan, Anda bisa menggunakan Zyro untuk buat blog dan website! Lebih praktis, bukan?

Menghasilkan uang dengan blog dan website

Berikut adalah beberapa cara monetisasi yang patut Anda coba untuk menghasilkan uang dari website atau blog Anda. 

Iklan bergambar

perbedaan blog dan website
Sumber: Apple

Ini salah satu cara paling populer untuk menghasilkan uang dari blog atau website Anda. 

Coba gunakan Google AdSense. Google AdSense adalah program iklan yang membayar Anda setiap kali pengunjung mengklik iklan yang terpasang di blog atau website Anda.

Akan tetapi, harga per klik cukup sulit diperkirakan pada tahap awal. Hal ini disebabkan karena harga per klik bergantung pada kategori iklan dan trafik bulanan website Anda. 

Walau pun begitu, iklan bergambar tetaplah cara yang bagus untuk mendapatkan penghasilan pasif dari website atau blog. Bahkan, Anda dapat menghubungi sendiri perusahaan-perusahaan yang berminat untuk memasang iklan di website Anda.

Affiliate marketing

perbedaan blog dan website

Di komunitas blogging, strategi ini sudah cukup populer. Pada dasarnya Anda merekomendasikan produk dan layanan yang Anda sukai dan menerima komisi untuk setiap penjualan yang berasal dari konten Anda. 

Sebagian besar kampanye affiliate marketing dilacak oleh tautan afiliasi yang dimasukkan ke dalam posting dan artikel. Contoh: Anda dapat membuat konten blog tentang memasak dan merekomendasikan alat masak terbaik bulan ini. 

Dalam affiliate marketing, Anda memiliki banyak pilihan afiliasi untuk berbagai produk dan niche. Dengan begitu, Anda bebas memilih program afiliasi yang sesuai dengan konten blog atau website Anda.

Sistem keanggotaan dan langganan

perbedaan blog dan website

Jika Anda memiliki pengikut atau pelanggan setia, cobalah menawarkan konten “eksklusif” di blog atau website Anda. 

Anda dapat membagikan artikel dan panduan yang lebih detail untuk pengunjung yang berlangganan. Dengan begitu, buatlah postingan asli lebih pendek dan kurang detail. Jika pegunjung penasaran dan tertarik dengan isi konten tersebut, mereka tidak akan ragu untuk membayar biaya langganan  atau bergabung menjadi anggota.

Namun perlu diingat: strategi monetisasi ini tidak akan menghasilkan banyak uang di muka kecuali Anda memiliki audiens yang bersedia membayar untuk konten premium.

Jual produk digital 

perbedaan blog dan website

Jika Anda kreatif atau memiliki pengetahuan khusus di bidang tertentu, cobalah menjual produk digital dan kursus online. 

Anda dapat membuat eBook dan desain digital yang dapat dicetak untuk kaos dan gelas. Atau Anda dapat membuat dan menjual template halaman web, gambar stok, dan logo di website Anda. 

Temukan ide dan  inspirasi dari website dan blog lain di niche Anda, dan lihat produk digital apa saja yang laku terjual di niche tersebut.

Buat situs eCommerce

perbedaan blog dan website

Jika Anda memiliki minat di dunia bisnis, buat blog atau website dengan toko online Anda sendiri. 

Tentukan apakah Anda ingin menjalankan sistem dropshipping atau melakukan inventori, mengelola produk, dan mengatur pengiriman produk sendiri.

Di Zyro, Anda bisa membuat toko online dan mengelolanya dengan mudah.

Website atau blog? Pilihan ada di tangan Anda

Nah, sekarang Anda sudah tahu perbedaan antara website dan blog bukan?

Ingat: blog adalah salah satu jenis website. Secara teknis, semua blogger memulai website mereka dari membuat blog. 

Satu-satunya perbedaan utama antara blog dan website adalah konten. Konten di blog cenderung lebih dinamis daripada konten website.

Anda tidak harus memilih salah satu. Anda dapat mulai dari website atau blog, dan menambahkan bagian yang Anda inginkan. Jadi, Anda dapat memiliki website yang punya halaman blog; dan sebaliknya.

Saat ini, platform blogging besar seperti Zyro dan WordPress memudahkan proses membuat website. Jadi, Anda bisa memulai blog, website, atau bahkan keduanya dengan mudah dan cepat!

Ditulis oleh

Avatar penulis

Shinta

Shinta tidak ingin ada yang tertinggal dalam perkembangan teknologi. Dengan tulisan sederhana, ia membagikan informasi bermanfaat seputar e-Commerce dan digital marketing. Di waktu senggangnya, Shinta suka menonton film dokumenter dan mempelajari bahasa baru.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan. Semua kolom wajib diisi.

Siap buat website?