Promo Cyber Week: Hingga 87 % OFF

00

:

09

:

47

:

13

Blog Zyro

Semua Topik
Blog eCommerce Desain Esensial Ide Usaha Inspirasi Pemasaran Tips Berbisnis

54 Statistik eCommerce di Tahun 2021

Jika Anda memiliki toko online, penting bagi Anda untuk selalui mengikuti tren dan statistik terbaru di industri eCommerce di tahun 2021.

Dengan mengoptimalkan statistik berikut ini, Anda dapat memahami kebutuhan dan perilaku pelanggan, menentukan produk yang akan dijual, dan tentunya mengoptimalkan bisnis Anda.

Di artikel ini, kami akan memberikan statistik menakjubkan terkait  perkembangan eCommerce di tahun 2021.

5 statistik eCommerce teratas di 2021

Jika Anda belum yakin dengan bisnis eCommerce, data berikut ini mungkin dapat mendorong Anda untuk mulai membuat website toko online Anda sendiri.

Ada lebih dari 24 juta website eCommerce di seluruh dunia

Amazon bukan hanya satu-satunya situs belanja online di dunia. Anda memiliki kesempatan untuk membangun bisnis online Anda sendiri.

Lebih dari 90% pengguna Internet di Amerika Serikat pernah belanja online

Dibandingkan dengan 58,3% pengguna internet di seluruh dunia, Amerika Serikat memiliki persentase yang cukup tinggi. Jadi, jika Anda ingin mulai memasuki pasar eCommerce, Amerika Serikat dapat menjadi salah satu target pasar Anda.

69% trafik eCommerce berasal dari Google

43% pengguna internet menemukan toko online dari hasil pencarian organik.  Bahkan, 26% melakukan pembelian melalui iklan PPC yang muncuk di Google Adwords.

Rata-rata conversion rate website eCommerce adalah 2,86%

Conversi rate menunjukkan jumlah pengunjung website yang melakukan pembelian dan menjadi pelanggan bisnis.

70% eCommerce diakses melalui perangkat seluler

Hanya dengan ponsel, Anda bisa menemukan berbagai jenis produk dan layanan yang dijual online.

Statistik mobile eCommerce 

Mobile eCommerce atau mCommerce adalah pengembangan eCommerce ke perangkat seluler. Berikut ini adalah statistik terbaru yang menunjukkan perkembangan mCommerce dalam bisnis online.

Di 2021, belanja dari ponsel diperkirakan mencapai 72,9% dari total eCommerce

Nah, jika Anda ingin membuat toko online, pastikan website Anda sudah teroptimasi dan kompatibel untuk semua perangkat. 

Tahun 2018, pengguna internet di seluruh dunia menghabiskan 18 miliar jam di aplikasi belanja seluler

Melihat statistik ini, mengapa tidak mencoba untuk mulai mengembangkan aplikasi bisnis Anda sendiri?

51% pengguna internet di Amerika Serikat melakukan pembelian online melalui aplikasi

Jangan sepelekan aplikasi belanja online. Sekarang ini, transaksi pembelian melalui ponsel lebih banyak dilakukan melalui aplikasi daripada website seluler atau mCommerce. 

Jadi, jika Anda dapat merancang dan membuat aplikasi yang luar biasa, bisnis online Anda akan memiliki daya tarik di pasar Amerika Serikat. 

64% pembeli di Cina lebih suka menggunakan pembayaran seluler

Industri eCommerce sedang berkembang pesat di Asia. Di Cina, hampir sebagian besar orang sudah terbiasa melakukan pembayaran dengan ponsel daripada dengan kartu atau opsi pembayaran lainnya. 

Augmented reality (AR) pada situs seluler berkontribusi sebesar $120 miliar untuk penjualan mCommerce di akhir 2020

Dengan teknologi AR, calon pembeli dapat memvisualisasikan bagaimana sebuah produk akan terlihat jika terpasang di rumah atau bahkan di tubuh mereka. Kunjungi website IKEA untuk melihat penerapan teknologi AR pada situs eCommerce.

70% penelusuran seluler mengarahkan pembeli untuk membuat keputusan dalam satu jam

Sebagai perbandingan, orang yang melakukan pencarian melalui desktop membutuhkan waktu rata-rata 1 bulan untuk membuat keputusan pembelian. Dengan mCommerce, Anda  dapat mempercepat pertumbuhan penjualan.

12% pembeli merasa nyaman mengakses toko online melalui perangkat seluler

Tidak semua orang suka berbelanja online menggunakan ponsel. Nah, untuk meningatkan kenyamanan pengguna saat mengakses situs melalui ponsel, toko online perlu memiliki konten yang diatur rapi, kategori produk yang jelas, desain intuitif, dan tentunya situs yang mobile-friendly.

Bounce rate akan meningkat hingga 32% jika website membutuhkan waktu hingga 3 detik untuk dimuat

Bounce rate adalah persentase pengguna yang langsung meninggalkan website setelah membuka satu halaman situs. Toko online harus memiliki waktu loading yang cepat agar pengunjung lebih mudah untuk melihat seluruh halaman website.

73% pembeli menggunakan beberapa saluran untuk melengkapi pengalaman belanja mereka

Jangan terburu-buru untuk memiliki mCommerce; terus kembangkan situs desktop dan media sosial Anda. Dengan menerapkan strategi omnichannel, Anda dapat memberikan pengalaman belanja terbaik bagi pelanggan.

61% pembeli seluler cenderung menyukai website yang dapat menyesuaikan lokasi dan preferensi pencarian

Untuk meningkatkan pengalaman belanja online melalui ponsel, Anda perlu mempersonalisasi pengalaman pelanggan. Bagaimanapun juga, kita semua suka merasa istimewa.

Saran 💡 : Agar website eCommerce Anda terlihat bagus di semua perangkat, buat tampilan Hero terlihat bersih dengan konten yang menarik perhatian pengunjung 

Statistik pertumbuhan eCommerce

eCommerce tidak akan berakhir dalam waktu dekat. Dalam hal belanja, toko online akan tetap ada dari masa kini hingga masa depan.

Penjualan eCommerce di seluruh dunia akan berkembang hingga $6,54 triliun pada tahun 2022

Dengan semakin banyaknya bisnis yang menawarkan layanan online, maka  penjualan ritel eCommerce akan terus berkembang pesat.

Pada 20,2%, Turki diproyeksikan memiliki pertumbuhan tahunan gabungan tertinggi dalam e-commerce ritel antara tahun 2020 dan 2024

Jika Anda ingin mulai menjual produk secara online, Anda harus mulai berpikir secara internasional. Dengan begitu, Anda akan selalu mengetahui perkembangan terbaru dalam industri eCommerce dan dapat mengadopsi strategi yang cocok untuk mengembangkan bisnis Anda.

Di akhir 2020, kawasan Asia Pasifik diperkirakan menghasilkan $2,45 miliar dalam penjualan eCommerce

Hal ini disebabkan oleh tren belanja online yang luar biasa di Cina. Dan, data ini juga menunjukkan perkembangan eCommerce yang begitu pesat di salah satu bagian di dunia.

Dalam dua tahun ke depan, eCommerce India dan Indonesia akan berkembang sangat cepat

Bukan hanya Cina yang berkontribusi pada perkembangan eCommerce. 

Website seperti Amazon dapat menjangkau banyak wilayah di seluruh dunia dengan layanan mereka.

Pada tahun 2040, 95% dari semua pembelian ritel akan dilakukan secara online. 

Industri belanja online akan semakin berkembang, dan mungkin nanti akan menjadi pilihan utama sebagian besar orang. 

Namun, semoga toko fisik masih terus ada untuk mempertahankan interaksi manusia di dunia nyata. 

Semenjak pandemi COVID-19, trafik eCommerce di seluruh dunia meningkat hingga 35% pada tahun 2020

Dengan adanya social distancing, lockdown, karantina, dan pembatasan kegiatan, semakin banyak orang yang melakukan belanja online.

Statistik pengalaman pengguna eCommerce

Dengan produk dan layanan yang hebat Anda akan mendapatkan untung. Namun, pengalaman pengguna yang hebat akan memberikan Anda pelanggan setia. Lihat statistik berikut ini untuk memuaskan pelanggan Anda.

72% situs eCommerce tidak menjadikan guest checkout sebagai opsi utama

Seringkali pelanggan mengabaikan keranjang belanja mereka tanpa melakukan pembelian. Dengan fitur guest checkout, pengguna baru dapat membayar tanpa perlu membuat akun. Hal ini tentunya mempermudah pengalaman belanja mereka di situs Anda. 

68% situs eCommerce tidak mengizinkan pengguna untuk mengedit rincian pesanan

Ada kalanya pengguna memilih ukuran yang salah saat belanja online. Di beberapa situs eCommerce, pengguna harus kembali ke halaman sebelumnya untuk mengganti ukuran. Hal ini tentu saja akan memperlama proses belanja mereka. Nah, ada baiknya Anda membuat proses checkout semulus dan semudah mungkin bagi pengguna.

Secara global, 53% pembeli online lebih suka membayar dengan kartu kredit

Statistik menunjukkan bahwa lebih baik bagi toko online untuk menyediakan beberapa opsi pembayaran. Biarkan pembeli memilih opsi pembayaran yang mereka inginkan. 

73% situs eCommerce tidak menyertakan informasi pada kolom formulir

Jika Anda memiliki situs eCommerce, hemat waktu pengunjung dengan menyertakan informasi ‘kolom wajib diisi’ pada formulir yang muncul di situs Anda.

68% pengguna akan berhenti membeli produk brand yang tidak mempedulikan pembeli

Terkadang cukup sulit bagi pelanggan untuk merasa terhubung dengan bisnis online. Layanan seperti chatbot, konten yang dipersonalisasi, dan email terima kasih akan mendorong loyalitas pelanggan.

44% orang menjadi pelanggan tetap setelah memiliki pengalaman belanja online yang dipersonalisasi

Personalisasi adalah salah satu kunci sukses untuk situs eCommerce. Hal-hal kecil dapat membawa perbedaan besar. Misalnya, Anda dapat mengaktifkan fitur daftar keinginan, menyarankan ukuran berdasarkan pembelian sebelumnya dan mengirim email terima kasih setelah pembelian.

79% pembeli memilih untuk beralih ke manusia jika chatbot tidak dapat menyelesaikan masalah mereka.

Chatbot membantu pengguna saat tidak adanya customer service yang sedang aktif. Namun, kehadiran manusia akan selalu lebih dibutuhkan ketika pelanggan memiliki masalah atau keluhan.

Lebih dari 70% situs bisnis kecil tidak memiliki tombol ajakan bertindak

Tombol ajakan bertindak atau call-to-action (CTA) adalah fitur termudah untuk dipasang di situs Anda. Website builder seperti Zyro dapat membantu Anda menempatkan CTA di area yang tepat pada situs Anda.

80% pembeli menunda pembelian jika kebijakan pengembalian barang terlalu sulit atau rumit 

Pengiriman gratis memang bagus, tetapi penting untuk memikirkan bagaimana pelanggan dapat mengembalikan barang yang tidak diinginkan. Lagipula, siapa sih yang mau mengeluarkan biaya lebih banyak untuk pengembalian barang?

Statistik perilaku pembelian pelanggan 

Untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan bisnis, lihatlah kebiasaan dan perilaku pelanggan saat belanja online dari statistik berikut ini.

1 dari 5 pengguna speaker pintar melakukan pembelian dengan bantuan voice assistant

Voice assistant seperti Amazon Alexa dan Google Nest menjadi alat yang semakin penting untuk belanja online.

85% pembeli membaca ulasan atau melakukan riset sebelum belanja online

Sangat mudah untuk membandingkan berbagai toko online yang ada di internet. Agar lebih menonjol di antara yang lain, pastikan konten website Anda selalu diperbarui dan berikan tanggap untuk semua ulasan tentang bisnis Anda. 

24% orang belanja lebih banyak uang untuk mendapatkan gratis ongkir

Pengiriman gratis adalah taktik cerdas untuk meningkatkan nilai pesanan rata-rata. Jumlah pesanan meningkat, dan pelanggan Anda senang dengan gratis ongkir yang mereka dapat.

57% pembeli belanja online dari toko online luar negeri. 

eCommerce tidak hanya berputar di sekitar Amazon. Namun Amazon berhasil meningkatkan kepercayaan konsumen untuk membeli barang dari luar negeri.

Gen X adalah pembeli online paling aktif, dengan rata-rata 19 transaksi per tahun

Gen Z masih memiliki kendali atas TikTok dan Snapchat. Namun Gen X, mereka yang lahir antara tahun 1965 dan 1980, adalah generasi yang memegang kendali eCommerce saat ini.

68% milenial mengharapkan pengalaman belanja yang mulus dari suatu brand

Generasi millennial – mereka yang lahir antara 1981 dan 1996 – ingin memiliki pengalaman omnichannel yang sesungguhnya.

96,88% keranjang belanja di industri otomotif diabaikan oleh calon pembeli

Dalam eCommerce, industri otomotif memiliki persentase cart abandonment tertinggi. Mobil dan kendaraan otomotif termasuk dalam pembelian barang mahal yang tidak mudah dilakukan secara online. 

Tahun 2019, Spanyol memiliki rata-rata cart abandonment tertinggi di dunia 

Sebesar 86,14% keranjang belanja online diabaikan di Spanyol. Persentase ini hampir 10% lebih tinggi dari rata-rata dunia, yaitu 77,73%. Jadi, jika Anda kesulitan untuk memikat calon pembeli dari Spanyol, Anda tidak sendirian.

Saran 💡 : pastikan untuk melakukan survei pelanggan secara teratur. Ajukan pertanyaan tentang preferensi belanja untuk mendapatkan ide baru bagi website Anda.

Statistik media sosial eCommerce

Berkat Facebook dan Instagram, Anda dapat belanja online melalui media sosial. Berikut ini adalah statistik yang menunjukkan perkembangannya.

48% anak berusia 18-34 tahun di Amerika Serikat pernah belanja online melalui media sosial. 

Toko online yang ada di media sosial memberikan jangkauan yang luar biasa untuk bisnis kecil, terutama bisnis kecil di Amerika Utara.

Dalam hal saluran pemasaran, 91% bisnis Amerika Serikat menggunakan media sosial

Instagram dan Twitter telah menjadi bagian mendasar dari strategi pemasaran eCommerce pada perusahaan B2C dan B2B. 

89% marketer berpikir bahwa Instagram adalah platform terpenting untuk strategi influencer marketing. 

Instagram adalah salah satu platform paling serbaguna untuk berbagi dan menemukan konten visual. Jika Anda ingin menghasilkan prospek baru, influencer populer Instagram dapat mendatangkan keuntungan Anda.

Diperkirakan 90% perusahaan menggunakan media sosial sebagai platform layanan pelanggan

Situs seperti Twitter tidak hanya bagus untuk komunikasi instan, tetapi juga memungkinkan bisnis Anda mempertahankan reputasi layanan pelanggan yang baik dan dapat diandalkan.

19% orang di seluruh dunia menggunakan media sosial sebagai sumber inspirasi untuk belanja online

Mungkin 19% bukan angka yang bagus untuk sebuah statistik eCommerce. Namun, 19% dari populasi dunia adalah hampir 1,5 miliar orang – tidak terlalu buruk bukan?

84% pembeli di Amerika Serikat melihat media sosial suatu brand sebelum melakukan pembelian 

Memiliki media sosial dengan konten berkualitas tinggi adalah kunci untuk menghasilkan prospek baru. Anda tidak pernah tahu siapa saja yang tertarik untuk melakukan pembelian karena melihat konten media sosial Anda

25% eCommerce di seluruh dunia akan mulai berjualan di media sosial pada tahun 2020 

Hingga saat ini, sudah 15% retail yang berjualan di media sosial. Berkat Facebook dan Instagram, brand jadi lebih mudah berjualan di platform media sosial. Jadi, mungkin saja akan semakin banyak eCommerce yang tertarik berjualan di media sosial

55% pembeli dari smartphone melakukan pembelian setelah melihat produk di media sosial

Jika Anda mendirikan toko online, mulailah mempersiapkan pendekatan omnichannel sebagai salah satu strategi pemasaran Anda.

Air Jordans Nike terjual habis dalam 23 menit setelah dipromosikan di Snapchat

Nike bekerja sama dengan Snapchat untuk mempromosikan Air Jordans baru mereka setelah pertandingan NBA All-Stars. Kerennya, semua produk ini laku terjual hanya dalam 23 menit.

Dengan augmented reality, pemilihan waktu yang tepat, dan pemahaman yang luar biasa tentang target pasar mereka, kampanye Nike berhasil dan sukses besar. 

71% pembeli merekomendasikan brand yang mereka beli dari media sosial

Konten yang dibuat pengguna adalah bagian penting dari pemasaran brand. Ajak pelanggan untuk menunjukkan produk yang mereka beli dengan menambahkan tautan di email setelah pembelian.

Statistik eCommerce untuk Email Marketing

Sudahkah Anda menentukan strategi pemasaran eCommerce untuk bisnis Anda? Kumpulan statistik baru terbaru kami akan meyakinkan Anda untuk menggunakan email marketing sebagai bagian dari pemasaran Anda.

neon sign saying hello

Rata-rata open rate email eCommerce adalah 15,68%

Ada banyak variabel dalam email marketing. Cara sederhana untuk meningkatkan open rate email Anda adalah dengan menyesuaikan subjek email. 

Email yang dipersonalisasi meningkatkan transaksi hingga 6 kali lebih tinggi 

Subjek email yang dipersonalisasi akan menarik perhatian pengguna. Selain itu, isi email yang dibuat khusus untuk si penerima email adalah cara yang bagus untuk mengarahkan lalu lintas ke website Anda.

Kampanye email yang tersegmentasi mampu meningkatkan pendapatan hingga 760%. 

Segmentasi adalah langkah pertama yang harus Anda dilakukan untuk menyesuaikan upaya pemasaran melalui email. Tidak semua klien masuk dalam satu kategori yang sama;  jadi bagilah mereka ke dalam beberapa kategori tertentu.

20,4% email marketing masuk ke folder spam atau tidak terkirim

Bahkan email yang sudah dipersonalisasi pun dapat berakhir di folder ‘sampah’ jika subjek email terlihat seperti spam atau menggunakan kata-kata yang tidak pantas.

Email marketing berkontribusi sekitar 20% dari keseluruhan trafik website eCommerce

Jika dilakukan dengan benar, email marketing adalah alat yang sangat berharga bagi pemilik bisnis online untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Melalui email, Anda dapat membagikan kupon hingga mengirim reminder untuk menurunkan persentase cart abandonment.

60% pembeli online melakukan pembelian setelah menerima email marketing

Email marketing adalah cara yang sangat efektif untuk terhubung dengan pelanggan. Selain itu, Anda juga dapat memberikan kode diskon, yang kemungkinan dapat menarik perhatian pelanggan untuk melakukan transaksi.

Ditulis oleh

Avatar penulis

Shinta

Shinta tidak ingin ada yang tertinggal dalam perkembangan teknologi. Dengan tulisan sederhana, ia membagikan informasi bermanfaat seputar e-Commerce dan digital marketing. Di waktu senggangnya, Shinta suka menonton film dokumenter dan mempelajari bahasa baru.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan. Semua kolom wajib diisi.

Siap buat website?